6 Perubahan di Kuku yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Yuk Dicek!

6 Perubahan di Kuku yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Yuk Dicek!

Elmy Tasya Khairally - detikSumut
Kamis, 12 Feb 2026 06:30 WIB
Woman applying lotion to cuticles
Ilustrasi kuku. (Foto: Getty Images).
Jakarta -

Pernahkah detikers memperhatikan kondisi kuku sendiri? Bagian tubuh yang kerap dianggap sepele ini ternyata bisa jadi "alarm" dini dari masalah kesehatan serius, termasuk penyakit ginjal.

Tanpa disadari, masalah pada ginjal bisa menimbulkan perubahan tertentu pada kuku. Karena itu, penting untuk mengetahui 6 perubahan pada kuku yang bisa menjadi tanda adanya penyakit ginjal berikut ini.

6 Perubahan Kuku yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal

Melansir detikHealth, mulai dari perubahan warna dan tekstur, berikut sejumlah perubahan pada kuku yang menandakan sakit ginjal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kuku Lindsay

Kuku lindsay dialami oleh 20%-50% pasien dengan penyakit ginjal kronis. Dilansir dari jurnal yang diterbitkan di National Library of Medicine, kelainan ini ditandai dengan kuku yang menunjukkan bagian proksimal atau bawah kuku berwarna putih dan bagian distal atau atasnya berwarna-merah, merah muda, atau coklat, dengan garis pemisah yang tajam antara kedua bagian itu.

ADVERTISEMENT

2. Kuku Muehrcke

Kuku muehrcke ditandai dengan garis putih yang sejajar dengan pangkal kuku. Garis tersebut diperkirakan muncul akibat rendahnya kadar albumin atau protein dalam darah yang sering ditemukan pada orang dengan disfungsi ginjal. Dilansir dari laman Durham Nephrology, garis putih pada kuku ni mempengaruhi dasar kuku yang mendasainya, sehingga garis taj bergerak saat kuku tumbuh.

3. Kuku Terry

Kuku terry merupakan kondisi saat sebagian besar kuku jari tangan atau jari tampak putih, seperti kaca buram, kecuali garis tipis berwarna cokelat atau merah muda di bagian ujungnya. Dilansir dari laman Cleveland Clinic, orang dengan kuku terry tidak punya bentuk seengah bulan (lunula) di dekat kutikla mereka.

Kuku terry bisa merupakan gejala dari kondisi medis yang mendasarinya, salah satunya adalah gagal ginjal.

4. Koilonychia

Koilonychia atau kuku sendok adalah kondisi kuku yang melengkung ke dalam, membentuk seperti sendok. Kondisi tersebut bisa dikaitkan dengan anemia defisiens besi, komplikas umum pada pengidap penyakit ginjal stadium lanjut. Kurangnya sel darah merah yang sehat mengganggu kemampuan darah untuk membawa oksigen, yang bisa menyebabkan kelainan bentuk kuku.

5. Kuku Rapuh atau Lunak

Penyakit ginjal bisa menyebabkan malnutrisi atau ketidakseimbangan kalsium, fosfor, dan mineral lainnya, yang bisa bikin kuku menjadi lemah dan rapuh. Pasien mungkin merasa kuku mereka menjadi lebih mudah patah atau terasa lebih lunak. Dalam beberapa kasus, kuku bisa menjadi tipis, mengelupas, atau pecah.

6. Garis Beau

Garis beau merupakan lekukan atau alur horizontal yang muncul di permukaan kuku. Tonjolan ini terjadi saat pertumbuhan kuku melambat atau berhenti. Tapi, sering kali, garis ini juga timbul karena penyakit serius, seperti gagal ginjal atau cedera ginjal akut.

Mengapa Perubahan pada Kuku Bisa Terjadi?

Penyakit ginjal memberikan dampak pada seluruh tubuh. Gejala yang terlihat pada kuku seringkali merupakan hasil dari beberapa faktor yang saling terkait.

1. Kekurangan Nutrisi

Ginjal mengatur elektrolit, seperti kalsium dan fosfor. Saat fungsi ginjal terganggu, nutrisi ini mungkin tak seimbang, sehingga mempengaruhi kesehatan kulit rambut, dan kuku.

2. Penumpukan Toksin

Saat ginjal tak mampu menyaring limbah dengan benar, toksin dapat menumpuk di aliran darah. Hal tersebut bisa mengganggu pertubuhan kuku normal dan penampilannya.

3. Anemia

Penyakit ginjal kronis bisa menyebabkan anemia, yang mengurangi pengiriman oksigen ke jaringan, termasuk kuku. Anemia dapat menyebabkan kuku pucat atau rapuh.

4. Kehilangan Protein

Pada penyakit ginjal stadium lanjut, kehilangan protein melalui urine (proteinuria) dapat menyebabkan kadar albumin dalam daah rendah. Hal ini bisa menyebabkan perubahan seperti garis muerhcke.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads