Jembatan Idano Noyo di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, yang ambruk usai diterjang banjir tahun lalu selesai dibangun ulang. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution kemudian meresmikan jembatan tersebut tadi malam.
"Pas ini mulai dibangun banyak yang nakut-nakuti, habis masa jabatan tak akan siap, anggaran tak cukup-cukup, tapi di awal 2026 ini kita selesaikan dan sudah bisa digunakan secara umum," kata Bobby Nasution dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).
Tidak hanya jembatan, Bobby Nasution juga meningkatkan ruas jalan provinsi dari Gunungsitoli menuju Mandrehe sepanjang sekitar 50 kilometer. Perbaikan ini mempercepat waktu tempuh dari Gunungsitoli ke Nias Barat menjadi kurang dari satu jam, yang sebelumnya memakan waktu sekitar dua jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total Pemprov Sumut tahun 2025 mengucurkan sekitar Rp 250 miliar untuk Kepulauan Nias. Tidak usah berterima kasih karena ini kewajiban kami, kami yang berterima kasih pekerjaan kami dibantu daerah hingga berjalan lancar," sebutnya.
Tahun depan, menurut Bobby, Pemprov Sumut akan mengucurkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk Kepulauan Nias. Ia berharap upaya pemerataan pembangunan di Sumatera Utara dapat terwujud.
"Semoga upaya pemerataan pembangunan ini bisa lebih menggerakkan perekonomian masyarakat, kami titip ini kepada masyarakat dan pemerintah setempat," tuturnya.
Untuk diketahui, jembatan Idano Noyo ambruk usai diterjang banjir pada Rabu (5/3/2025). Bobby kemudian meninjau jembatan usai ambruk.
Saat kampanye Pilgub Sumut 2024, Bobby sempat mengecek jembatan tersebut.
Pemprov Sumut kemudian mulai membangun jembatan yang ambruk karena diterjang banjir di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat. Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan itu mencapai Rp 46,7 miliar.
"Ini peletakan batu pertama untuk pembangunan jembatan di Kecamatan Mandrehe, Jembatan Inado Noyo," kata Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution di lokasi, Jumat (13/6/2025).
Berdasarkan keterangan Kadis PUPR Sumut saat itu, Topan Ginting, kata Bobby, panjang jembatan mencapai 95 meter dengan lebar 9 meter. Lebar jembatan itu bertambah 3 meter dari rencana pembangunan yang sempat batal beberapa tahun lalu.
(niz/mjy)