Diskon Tiket Pelni 30 Persen Berlaku 11 Maret, Penumpang Diprediksi Naik

Diskon Tiket Pelni 30 Persen Berlaku 11 Maret, Penumpang Diprediksi Naik

Alamudin Hamapu - detikSumut
Sabtu, 14 Feb 2026 18:30 WIB
Suasana aktivitas penumpang di Pelabuhan Batam saat mudik Nataru 2025-2026
Foto: Suasana aktivitas penumpang di Pelabuhan Batam saat mudik Nataru 2025-2026 (Alamudin/detikSumut)
Batam -

PT PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberlakukan diskon tiket sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang. Program stimulus ini berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniasyah, menyatakan program tersebut juga berlaku untuk rute Batam tujuan Belawan, Sumatera Utara, serta Batam tujuan Tanjung Priok, Jakarta. Ia menilai potongan harga tiket akan membantu masyarakat Kepulauan Riau yang melakukan perjalanan mudik.

"Program diskon tiket sebesar 30 persen ini juga berlaku untuk Batam tujuan Belawan dan Batam tujuan Tanjung Priok, dan ini khusus untuk penumpang kelas ekonomi," kata Edwin, Sabtu (14/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edwin menerangkan, dengan adanya diskon 30 persen tersebut, pihaknya memprediksi terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 1 hingga 5 persen selama periode angkutan Lebaran tahun ini.

"Salah satu faktor pendorong peningkatan itu karena tarif yang lebih terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Edwin menyebutkan penjualan tiket program ini mulai dibuka pada Rabu (11/2). Masyarakat saat ini sudah dapat melakukan pembelian melalui kanal resmi PELNI.

"Saat ini sudah bisa melakukan pemesanan tiket untuk mudik. Dari data kami, sudah mulai ada pemesanan untuk periode mudik Lebaran," ujarnya.

Edwin juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket hanya melalui kanal resmi guna menghindari penipuan maupun praktik percaloan.

"Kami mengingatkan calon penumpang agar membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile, website resmi, atau mitra penjualan yang telah bekerja sama dengan PELNI. Jangan membeli dari pihak yang tidak resmi," tegasnya.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads