Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Niat dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Niat dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan

Aisyah Luthfi - detikSumut
Selasa, 03 Mar 2026 13:59 WIB
Warga menyaksikan fenomena gerhana bulan total di luar Planetarium di Buenos Aires, Argentina. Ini potretnya.
Foto: Ilustrasi gerhana bulan total. (AP Photo/Natacha Pisarenko)
Medan -

Fenomena astronomi Gerhana Bulan Total akan menyapa langit Indonesia pada Selasa, 3 Maret 2026 petang. Peristiwa alam yang memukau ini diperkirakan terjadi sesaat setelah waktu Maghrib dan dapat disaksikan dengan jelas dari seluruh wilayah Nusantara.

Sebagai bentuk rasa syukur atas kebesaran Allah SWT, umat Muslim sangat dianjurkan untuk melaksanakan Salat Gerhana Bulan (Khusuf al-Qamar), baik secara berjamaah maupun sendiri.

Jadwal Fase Gerhana Bulan Total (WIB)

Berdasarkan data dari Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) pada laman NU Online, berikut adalah urutan waktu kejadiannya dalam zona Waktu Indonesia Barat:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Awal Fase Gerhana Sebagian: 16:50:01 WIB
  • Awal Fase Gerhana Total: 18:04:28 WIB (Mulai terlihat memerah)
  • Puncak Gerhana: 18:33:37 WIB (Titik tergelap/total)
  • Akhir Fase Gerhana Total: 19:02:24 WIB
  • Akhir Fase Gerhana Sebagian: 20:17:13 WIB

Panduan Tata Cara Salat Gerhana Bulan

Melansir laman NU Online, Ustadz Alhafiz Kurniawan menjelaskan bahwa salat ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu adanya dua kali rukuk dalam satu rakaat. Salat ini disunnahkan dilakukan secara berjamaah dengan suara yang lantang (jahar).

ADVERTISEMENT

1. Niat Salat Khusuf

Ucapkan niat berikut saat Takbiratul Ihram:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushallî sunnatal khusûfi rak'ataini imâman/makmûman lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT."

2. Urutan Pelaksanaan (Rakaat Pertama)

  • Niat dan Takbiratul Ihram.
  • Bacaan Al-Fatihah dan Surat: Dianjurkan membaca surat yang panjang (seperti Al-Baqarah) dengan suara lantang.
  • Rukuk Pertama: Dianjurkan berdurasi lama (setara membaca 100 ayat Al-Baqarah).
  • I'tidal Pertama: Berdiri kembali, namun bukan membaca doa i'tidal, melainkan membaca Al-Fatihah dan surat lain (dianjurkan Ali Imran).
  • Rukuk Kedua: Berdurasi sedikit lebih pendek (setara 80 ayat Al-Baqarah).
  • I'tidal Kedua: Baru kemudian membaca doa i'tidal seperti shalat biasa.
  • Sujud: Dilakukan dua kali dengan durasi yang panjang.
  • Duduk di antara dua sujud.

3. Rakaat Kedua dan Penutup

  • Lakukan rakaat kedua dengan urutan yang sama (dua kali Al-Fatihah dan dua kali rukuk).
  • Salam.
  • Khutbah: Sangat dianjurkan bagi imam untuk memberikan tausiyah singkat setelah shalat, mengajak jamaah beristighfar, bersedekah, dan meningkatkan ketakwaan.

Gerhana Bulan Total bukan sekadar pemandangan indah, namun momen pengingat akan keagungan Sang Pencipta. Pastikan detikers berada di lokasi yang cerah untuk menyaksikan fenomena ini nanti malam dan melaksanakan salat gerhana.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Potret Fenomena Blood Moon di Berbagai Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads