Tol Sibanceh Seksi Padang Tiji-Seulimeum Dibuka Fungsional saat Mudik Lebaran

Aceh

Tol Sibanceh Seksi Padang Tiji-Seulimeum Dibuka Fungsional saat Mudik Lebaran

Agus Setyadi - detikSumut
Kamis, 12 Mar 2026 22:45 WIB
Tol Sibanceh. (Dok. Hutama Karya)
Foto: Tol Sibanceh. (Dok. Hutama Karya)
Banda Aceh -

Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum akan dibuka fungsional selama mudik dan Hari Raya Idul Fitri. Seksi tersebut juga sudah digelar Pra Uji Laik Fungsi (Pra-ULF) untuk memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan memenuhi standar.

"Pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode lebaran sekaligus memastikan distribusi logistik, termasuk bantuan bencana di Aceh dapat berjalan lebih cepat dan efisien," kata Plh. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Ruas tol sepanjang 23,955 kilometer itu sudah dibuka fungsional sejak 7 Desember 2025 untuk memudahkan distribusi bantuan serta mendukung kelancaran periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Awalnya, ruas itu dibuka fungsional hingga pukul 17.00 WIB namun saat ini sudah dapat diakses selama 24 jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalur fungsional ini dibuka untuk dua jalur kendaraan yakni jalur A dan B dengan dua arah lalu lintas dari Padang Tiji ke Seulimeum maupun sebaliknya. Keberadaan jalur fungsional disebut terus dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik sehingga akses perjalanan menjadi lebih cepat dan efisien.

ADVERTISEMENT

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama masa fungsional, kata Hamdani, Hutama Karya menyiapkan kelengkapan rambu lalu lintas, marka jalan, delineator, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Sejumlah kendaraan operasional juga disiagakan antara lain ambulans, derek 10 ton, derek towing, derek 25 ton, kendaraan rescue, kendaraan patroli, serta kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR), termasuk kesiapan personel di lapangan.

Menurutnya, dengan terintegrasinya seluruh seksi yang telah beroperasi dan jalur fungsional, waktu tempuh dari Sigli menuju Banda Aceh dapat dipersingkat dari sekitar satu jam melalui jalan nasional menjadi kurang lebih 30 menit melalui jalan tol. Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

"Dibukanya jalur fungsional ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di jalan nasional serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah," jelas Hamdani.

Hamdani menjelaskan, saat ini ruas tol yang telah beroperasi pada Seksi 2 hingga Seksi 6, yakni Seksi 2 (Seulimeum-Jantho) sepanjang 6 km, Seksi 3 (Jantho-Indrapuri) sepanjang 16 km, Seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) sepanjang 14 km, Seksi 5 (Blang Bintang-Kuto Baro) sepanjang 8 km, dan Seksi 6 (Kuto Baro-Baitussalam) sepanjang 5 km. Secara operasional, Seksi 2 hingga Seksi 6 (Seulimeum-Baitussalam) tetap beroperasi secara bertarif.

"Sementara jalur fungsional Seksi 1 telah terintegrasi melalui interchange Seulimeum. Pengguna jalan yang melanjutkan perjalanan menuju Padang Tiji maupun sebaliknya wajib melakukan transaksi di Gerbang Tol (GT) Padang Tiji," ujar Hamdani.




(agse/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads