Pengurus Masjid Raya Al Mashun, Kota Medan, mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan salat Idul Fitri. Sejumlah aspek teknis dipastikan dalam kondisi siap, mulai dari sound system hingga kelistrikan untuk mendukung kelancaran ibadah ribuan jemaah yang diperkirakan memadati area masjid.
Pengurus Masjid Raya Al Mashun, Hamdan, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan di beberapa bagian penting, terutama yang berkaitan dengan kelistrikan dan sistem suara. Hal itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan salat Id berjalan tanpa kendala.
"Persiapan yang kita lakukan terutama di bagian sound system, kelistrikan, dan genset. Petugas PLN juga sudah berkoordinasi dengan pihak BKM," kata Hamdan kepada detikSumut, Senin (16/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamdan menjelaskan, pihak PLN bahkan telah datang langsung ke masjid untuk melakukan pengecekan dan pengamanan sistem kelistrikan. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan gangguan listrik saat pelaksanaan salat Idul Fitri berlangsung.
"Tadi pihak PLN juga sudah datang ke sini untuk mengamankan kelistrikan. Diharapkan tidak terjadi apa-apa. Selain itu, mereka juga akan melakukan back up dan menyiapkan genset untuk jalur kelistrikan ke masjid," ujarnya.
Ia menyebutkan, Masjid Raya Al Mashun setiap tahunnya dipadati jemaah yang datang dari berbagai wilayah di Medan dan sekitarnya untuk melaksanakan salat Idul Fitri.
"Biasanya jemaah ramai sampai ke luar masjid. Secara keseluruhan, bagian dalam dan luar masjid mampu menampung sekitar 3.000 sampai 4.000 jemaah," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Medan yang berencana melaksanakan salat Id di Masjid Raya Al Mashun, Rahmat, mengaku sudah beberapa tahun terakhir memilih masjid tersebut untuk melaksanakan salat Idulfitri.
Menurutnya, suasana salat Id di Masjid Raya Al Mashun terasa lebih khidmat karena dihadiri ribuan jemaah.
"Biasanya saya salat Id di sini karena suasananya lebih ramai dan terasa kebersamaannya. Apalagi ini masjid bersejarah di Medan, jadi rasanya berbeda," ujarnya.
Artikel ini ditulis Siti Asyaroh, Peserta Program Maganghub Kemnaker di BeritaKlik.
(afb/afb)
