3 Prajurit Gugur-5 Luka Akibat Serangan Israel di Lebanon, Ini Daftar Korban

3 Prajurit Gugur-5 Luka Akibat Serangan Israel di Lebanon, Ini Daftar Korban

Tim detikNews - detikSumut
Selasa, 31 Mar 2026 21:40 WIB
A United Nations flag flies in the back of one of the armoured vehicles of the UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL) during a patrol around Marjayoun in south Lebanon on October 8, 2024. (Photo by AFP)
3 prajurit TNI tewas akibat serangan Israel (Foto: AFP)
Jakarta -

Delapan prajurit TNI menjadi korban dalam serangan Israel di wilayah Lebanon Selatan, dengan tiga di antaranya gugur saat menjalankan tugas.

Para prajurit yang terdampak merupakan bagian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Insiden yang menyebabkan korban pertama terjadi pada Minggu (29/3) di markas UNIFIL yang berada di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

Dalam peristiwa tersebut, Praka Farizal Rhomadhon yang menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS gugur. Almarhum meninggalkan seorang istri serta anak berusia dua tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Aulia Dwi Narsullah menyebutkan bahwa selain korban gugur, terdapat tiga prajurit lain yang mengalami luka. Dua di antaranya hanya mengalami luka ringan dan saat ini dirawat di Hospital Level I UNIFIL.

Sementara itu, Praka Rico harus dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St George di Beirut untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Jenazah Praka Farizal sendiri disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ).

ADVERTISEMENT

"TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL. Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL," kata Aulia, Senin (30/3/2026).

Pada hari berikutnya, jumlah korban dari pihak TNI kembali bertambah. Dua prajurit dilaporkan gugur pada Senin (30/3) akibat serangan Israel, setelah kendaraan yang mereka tumpangi mengalami ledakan.

Mayjen Aulia menjelaskan bahwa dua korban tersebut adalah Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Keduanya gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam East Mobile Reserve (SEMR), ketika mengawal konvoi kendaraan UNIFIL di wilayah Lebanon Selatan, Senin (30/3).

Saat itu, personel TNI tengah mengawal perjalanan dari Markas Komando Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Markas Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.

"Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya dua prajurit TNI," kata Aulia, dilansir detikNews dari Antara, Selasa (31/3/2026).

Selain korban jiwa, dua prajurit lainnya juga mengalami luka dalam insiden tersebut, yakni Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto.

Berikut daftar prajurit TNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut:

Prajurit TNI Gugur

Praka Farizal Rhomadhon
Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar
Sertu Muhammad Nur Ichwan

Prajurit TNI Luka-luka

Praka Rico Pramudia
Praka Bayu Prakoso
Praka Arif Kurniawan
Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana
Praka Deni Rianto.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads