Bupati-Kapolres Siak Berikan Trauma Healing Guru-Siswa SMP usai Praktik Sains Maut

Riau

Bupati-Kapolres Siak Berikan Trauma Healing Guru-Siswa SMP usai Praktik Sains Maut

Raja Adil Siregar - detikSumut
Jumat, 10 Apr 2026 13:44 WIB
Bupati Siak Afni Zulkifli dan Kapolres AKBP Sepuh Siregar saat memberikan trauma healing. (dok. Polres Siak)
Foto: Bupati Siak Afni Zulkifli dan Kapolres AKBP Sepuh Siregar saat memberikan trauma healing. (dok. Polres Siak)
Siak -

Bupati Siak Afni Zulkifli dan Kapolres AKBP Sepuh Siregar mengunjungi sekolah SMP Islamic Center pasca insiden praktik sains 'maut'. Kunjungan sekaligus memberi trauma healing ke pelajar dan guru setelah insiden.

Kunjungan itu sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab kemanusiaan pasca insiden. Polisi Wanita (Polwan) dan Dinas Sosial bersama instansi terkait mengajak siswa menghilangkan trauma yang telah merenggut nyawa siswa Muhammad Aqil (15).

Trauma healing tersebut dilakukan dengan pendekatan humanis, interaktif, dan edukatif. Para siswa diajak berkomunikasi, bermain, serta diberikan motivasi guna mengurangi rasa takut dan kecemasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami hadir langsung untuk memberikan perhatian kepada anak-anak dan guru di sekolah pasca insiden. Kita berikan tadi sama pak Kapolres trauma healing," kata Afni, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

Afni sendiri sebelumnya sedang berada di Jakarta dalam urusan dinas. Malam tadi, Afni langsung pulang untuk hadir secara langsung melihat kondisi yang terjadi yang disebut sebagai duka mendalam di dunia pendidikan.

"Ini duka bersama. Makanya tadi kami ke sekolah dan juga bertemu sama keluarga ananda Aqil. Semua syok dengan insiden kemarin," kata Afni.

Sementara Kapolres Siak menyampaikan proses penyelidikan masih terus berjalan secara profesional dan transparan. Di sisi lain, pihaknya juga menegaskan pentingnya penanganan aspek psikologis korban dan lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya pemulihan.

"Polres Siak berkomitmen tidak hanya mengungkap fakta hukum dari kejadian ini, tetapi juga hadir memberikan dukungan moral dan psikologis kepada para siswa. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak tetap merasa aman dan terlindungi," kata Sepuh.

Lewat trauma healing ini diharapkan para siswa dapat kembali menjalani proses belajar dengan tenang. Termasuk seluruh pihak dapat mengambil pelajaran guna meningkatkan standar keselamatan dalam setiap kegiatan pendidikan ke depan.




(ras/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads