10 Produk Alternatif Pengganti Benda Berbahan Plastik Sekali Pakai

10 Produk Alternatif Pengganti Benda Berbahan Plastik Sekali Pakai

Dwi Puspa Handayani Berutu - detikSumut
Rabu, 22 Apr 2026 03:01 WIB
tote bag ganti kantong plastik
Foto: Ilustrasi Tote Bag. (iStock)
Medan -

Manusia saat ini banyak bergantung dengan produk berbahan plastik di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, mahalnya harga plastik belakangan ini tentunya berimbas dengan biaya hidup.

Di samping itu, penggunaan plastik maupun produk berbahan plastik selama ini telah menciptakan krisis lingkungan yang signifikan. Sebab, limbah plastik membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk bisa terurai.

Kini, banyak di antara kita yang mulai mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan, dengan meminimalisir penggunaan produk berbahan plastik. Hal ini tentunya bisa menghemat pengeluaran di tengah naiknya harga plastik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut 10 produk ramah lingkungan yang bisa menjadi pilihan cerdas untuk menggantikan benda berbahan plastik sekali pakai.

10 Produk Alternatif Pengganti Benda Berbahan Plastik Sekali Pakai

1. Botol Minum Berbasis Tumbuhan (Bio-Plastik)

ADVERTISEMENT

Mungkin istilah PLA (Poli Laktat) atau PHA (Polihidroksi Alkanoat) masih asing di telinga kita. Ini adalah jenis bahan untuk botol minuman yang berasal dari ekstrak tumbuhan.

Berbeda dengan botol plastik berbasis minyak bumi yang bersifat permanen, jenis botol ini dapat terurai secara alami (biodegradable). Dengan memilih produk ini, kita berkontribusi dalam mengurangi eksploitasi bahan bakar fosil dan juga mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir.

2. Tas Belanja Kain (Tote Bag) yang Stylishi

Di tengah kebijakan plastik berbayar, penggunaan tas belanja sendiri merupakan cara efektif untuk berhemat. Tas kain atau kanvas sangat kuat dan dapat digunakan berulang kali.

Selain berkontribusi dengan mengurangi limbah kantong plastik yang sering menumpuk di bawah wastafel rumah, tas kain juga jauh lebih menarik dan memperlihatkan kepedulian Anda terhadap lingkungan.

3. Sedotan Bambu dan Logam

Apakah detikers sadar bahwa sedotan plastik termasuk salah satu jenis sampah yang paling susah untuk didaur ulang karena ukurannya yang kecil? Sebagai alternatif, dapat beralih menggunakan sedotan yang terbuat dari stainless steel atau bambu.

Selain memberikan kesan lebih elegan saat menikmati kopi atau smoothies, sedotan ini juga mudah dibersihkan dan bisa digunakan kembali tanpa batas waktu.

4. Paper Wrap Pelindung Paket

Bagi Anda yang suka belanja online atau menjalankan usaha UMKM, kini mulai ditinggalkan penggunaan bubble wrap berbahan plastik. Sebagai gantinya, Anda bisa memilih paper wrap atau honeycomb eco wrap.

Pelindung yang terbuat dari kertas ini tidak hanya efektif dalam melindungi barang-barang pecah belah, tetapi juga memberikan nuansa premium yang lebih ramah lingkungan pada pengiriman Anda.

5. Tas Singkong (Cassava Bag)

Ini adalah inovasi yang sangat membanggakan dan otentik. Cassava bag atau tas yang dihasilkan dari singkong tampak seperti plastik, padahal sebenarnya dibuat dari pati singkong.

Ketika bersentuhan dengan air panas, tas ini akan larut. Dan ketika terbuang ke tanah dapat terurai menjadi kompos dengan cepat.

Produk ini jadi pilihan yang ideal bagi detikers yang menginginkan kemudahan dari tas plastik sambil tetap menjaga tanggung jawab terhadap lingkungan.

6. Gelas Kertas atau Karton

Untuk urusan minuman panas, gelas plastik tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan karena adanya bahan kimia yang mungkin terlepas dari wadah tersebut. Gelas kertas yang dilapisi dengan bahan tahan air tentunya jauh lebih baik.

Bahan dasar gelas ini lebih mudah untuk didaur ulang dan lebih cepat hancur dibandingkan dengan plastik biasa.

7. Set Peralatan Makan dari Bambu

Banyak dari kita sering memesan makanan dari luar dan menerima sendok atau garpu plastik sekali pakai. Limbah ini sangat banyak terlihat di tempat pembuangan sampah.

Solusinya adalah dengan membawa peralatan makan bambu sendiri. Bambu memiliki kemampuan antibakteri alami, mudah dibawa ke mana saja.

8. Botol Air Stainless Steel (Tumbler)

Penggunaan tumbler saat ini merupakan investasi terbaik untuk mengurangi pengeluaran bulanan Anda. Membeli air dalam kemasan plastik setiap hari tidak hanya mahal, tetapi juga berkontribusi pada penumpukan limbah botol PET.

Botol stainless steel yang berkualitas tinggi bebas BPA, mampu mempertahankan suhu minuman (panas/dingin) lebih lama, dan sangat tahan lama hingga bertahun-tahun.

9. Sikat Gigi Bambu dengan Bulu Arang Aktif

Sikat gigi plastik adalah barang yang kita ganti setiap tiga bulan sekali. Coba bayangkan ada berapa miliar sikat gigi plastik di seluruh dunia yang berakhir di laut?

Sikat gigi bambu menawarkan alternatif yang sama efektif. Gagangnya dapat terurai di tanah dalam waktu enam bulan.

Selain itu, banyak sikat gigi bambu sekarang dilengkapi dengan bulu arang aktif yang efektif dalam menyerap noda pada gigi.

10. Kantong Penyimpanan Makanan dari Silikon

Alih-alih memanfaatkan plastik zip lock atau cling wrap sekali pakai, pertimbangkan untuk menggunakan kantong silikon. Material ini bebas dari BPA, tahan terhadap panas (aman digunakan dalam microwave), dan bisa disimpan di dalam freezer.

Menariknya, sebuah kantong silikon berkualitas bisa bertahan sampai 30 tahun! Ini adalah contoh nyata dari kehidupan yang efisien dan berkurangnya limbah.

Harga plastik yang semakin mahal dan limbahnya yang menumpuk sebenarnya adalah sinyal bagi kita untuk mulai mengubah pola gaya hidup. Mulai beralih menggunakan produk ramah lingkungan mungkin akan membebani pengeluaran di awal.

Namun jika dilihat dalam jangka panjang, detikers akan menghemat uang dalam jumlah yang signifikan sekaligus membantu menjaga bumi tetap dapat dihuni untuk generasi yang akan datang.

Mari kita mulai melakukan dengan langkah kecil, karena dengan tidak menggunakan produk berbahan plastik maka akan menjadi sebuah investasi untuk masa depan bagi planet kita.

Artikel ini ditulis oleh peserta magang Kemnaker, Dwi Puspa Handayani Berutu di BeritaKlik.com

Halaman 2 dari 4


Simak Video "Video: Gak Pusing Plastik Mahal! UMKM Lumajang Balik ke Daun Pisang"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads