Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, melakukan kunjungan ke kantor wilayah Perum Bulog Sumatera Utara guna memastikan stabilitas pasokan pangan di wilayah tersebut. Dalam peninjauan ini, Sugiat memberikan perhatian khusus pada ketersediaan minyak goreng subsidi, MinyaKita, serta kendala dalam pemenuhan kewajiban pasar domestik oleh produsen.
Berdasarkan hasil pantauan langsung dan koordinasi dengan pihak Bulog Sumut, Sugiat menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan minyak goreng murah.
"Kami telah mengecek kondisi di lapangan dan laporan dari Bulog. Untuk saat ini, stok MinyaKita di Sumatera Utara dipastikan dalam keadaan aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat," ujar Sugiat di sela-sela kunjungannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski stok fisik di gudang Bulog terkendali, Sugiat menyoroti laporan serius mengenai implementasi kebijakan Domestic Market Obligation (DMO). Ia mengungkapkan adanya indikasi bahwa penyaluran wajib ke pasar domestik dari para produsen belum berjalan optimal sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.
Menurut Sugiat, ketidakpatuhan terhadap skema DMO ini berpotensi mengganggu rantai pasok dan stabilitas harga di tingkat konsumen jika terus dibiarkan.
Menanggapi laporan tersebut, Sugiat Santoso meminta instansi terkait tidak tinggal diam. Ia mendesak Satgas Pangan untuk segera turun tangan melakukan pengawasan ketat dan penindakan hukum bagi perusahaan yang membandel.
"Kita minta Satgas Pangan segera melakukan penindakan terhadap perusahaan-perusahaan yang tidak mengikuti aturan DMO ini. Aturan dibuat untuk ditaati agar tidak ada kelangkaan yang dibuat-buat di pasar," pungkasnya tegas.
Sugiat melakukan kunjungan bersama Wakil Ketua DPRD Kota Medan Zulkarnaen. Dia menyebut, kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI untuk memastikan kebijakan pemerintah di sektor pangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera Utara.
(afb/mjy)