Pembongkar Kuburan di Simalungun Ditangkap Lagi Bongkar Makam Lain, Diduga ODGJ

Pembongkar Kuburan di Simalungun Ditangkap Lagi Bongkar Makam Lain, Diduga ODGJ

Heri Rafael - detikSumut
Senin, 04 Mei 2026 16:30 WIB
pelaku pembongkaran makam di Simalungun saat diamankan warga. (Dok Polres Simalungun)
Foto: pelaku pembongkaran makam di Simalungun saat diamankan warga. (Dok Polres Simalungun)
Simalungun -

Pembongkar kuburan di Simalungun akhirnya tertangkap. Pria tersebut tertangkap saat sedang menggali kuburan lainnya. Diduga ia mengalami gangguan jiwa atau ODGJ.

Pria tersebut tertangkap, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelumnya aksi pembongkaran makam yang dilakukannya di TPU muslim Jalan mawar nagori Pematang Simalungun, kecamatan Simalungun, terjadi Minggu (3/5/20260.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Siahaan mendapat informasi dari warga Nagori Pamatang Simalungun telah mengamankan seorang pria diduga ODGJ yang meresehkan warga. Pria diduga ODGJ tersebut ditangkap warga saat sedang menggali kuburan Alm. Atin di lokasi TPU yang sama di Pamatang Simalungun.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah diamankan pria yang sedang menggali kuburan di TPU Mawar dan langsung menuju ke lokasi bersama 4 personel lainnya," ujar Hengky Siahaan.

ADVERTISEMENT

Personel yang tiba di lokasi segera mengamankan pria tersebut. Pihak kepolisian juga memberinya makan dan memandikan pria tersebut. Setelah itu dia dirawat di Poskesdes Pematang Simalungun. Belum diketahui identitas pria diduga ODGJ tersebut karena pihak kepolisian kesulitan berkomunikasi dengan pelaku. Sementara warga sekitar juga tidak mengenal pelaku.

"Kami dibantu Poskesdes memandikan dan memberikan perawatan terhadap pria tersebut," sebut Hengky Siahaan.

Hengky mengatakan pihaknya berkomunikasi dengan Camat Siantar untuk mengamankan pria tersebut, dan menyerahkannya ke Pihak Dinas Sosial Kabupaten Simalungun. Pria tersebut lalu dibawa dan diobati di Yayasan Bina Kasih Bersinar Perdagangan.

"Pria yang diamankan dan diduga ODGJ tersebut telah kami serahkan ke Dinas Sosial untuk dibawa dan diobati," jelasnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads