Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kelurahan Laksamana, Kota Dumai, kembali direvitalisasi. Kampung yang dahulu marak peredaran narkoba di Kota Industri itu kini menjadi Kampung Tangguh Bebas Nakoba.
Revitalisasi dilakukan jajaran Polres Dumai dengan melibatkan sejumlah tokoh penting. Termasuk mengaktifkan Duta Anti Narkoba yang melibatkan generasi muda di wilayah tersebut.
"Hari ini telah dilakukan kegiatan revitalisasi Kampung Tangguh Bebas Narkoba sebagai bentuk sinergitas antara Pemda, Polri, BNN, TNI dan seluruh elemen masyarakat. Tentu dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba," kata Kapolres Dumai AKBP Angga Herlambang, Senin (18/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angga mengungkap dari tahun 2024 hingga Mei 2026 ini Satres Narkoba Polres Dumai telah mengungkap 270 kasus peredaran narkoba. Adapun tersangka sebanyak 365 orang dengan barang bukti yang disita yaitu 63.895 gram sabu, 4.926 pil ekstasi, 1.975 gram ganja dan 24 pcs happy five.
"Kita mengajak seluruh masyarakat, RT dan kader inti anti narkoba, tokoh agama untuk bersinergi dengan TNI, Polri dan pemerintah Kota Dumai. Mari jadikan kampung tangguh ini rumah bersama yang aman, bersih serta bebas dari narkoba," kata Angga.
Mantan Kapolres Kuantan Singingi itu juga mengakui Kampung Laksamana memiliki masa lalu kelam. Kampung itu dahulunya menjadi titik rawan peredaran narkoba dan membuat resah masyarakat.
Tak hanya itu, kepolisian juga kerap turun untuk melakukan penindakan. Puncaknya tahun 2022 lalu Wali Kota Dumai, Faisol meresmikan Kampung Laksamana sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba.
"Penetapan ini karena diindikasi daerah rawan peredaran narkoba. Belakangan ini merespon berbagai kejadian di seluruh wilayah Riau tentang maraknya peredaran narkoba di berbagai tempat. maka Polri berinisiasi untuk kembali mengaktifkan Kampung Tangguh Anti Narkoba," katanya.
Langkah itu tentu tak bisa berjalan begitu saja. Perlu dukungan seluruh pihak demi terwujudnya kampung bebas narkoba di Kelurahan Laksamana. Sehingga gelar 'Kampung Tangguh' benar-benar terwujud.
"Tujuannya untuk melakukan pendekatan melalui edukasi dan mitigasi dari tingkat tapak. Ini untuk pencegahan peredaran narkoba yang meresahkan dan merugikan masa depan anak bangsa," tutup Angga.
Simak Video "Video BNN Gelar Operasi Narkoba, Tangkap 1.259 Orang dalam 3 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)