Masjid Agung Medan Siapkan Daya Tampung 10.000 Jemaah untuk Salat Idul Adha

Masjid Agung Medan Siapkan Daya Tampung 10.000 Jemaah untuk Salat Idul Adha

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Sabtu, 23 Mei 2026 15:30 WIB
Masjid Agung Medan di Jalan Diponegoro.
Foto: Masjid Agung Medan di Jalan Diponegoro. (Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
Medan -

Masjid Agung Medan melakukan sejumlah persiapan jelang Salat Idul Adha 1447 Hijriah. Sekretaris Eksekutif Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Agung Medan, Abdullah Matondang mengatakan, pihaknya menyiapkan daya tampung hingga 10.000 jemaah untuk pelaksanaan Salat Ied.

"Daya tampung yang kita siapkan sekitar 10.000 jemaah dengan tiga lantai yang tersedia. Lantai 2 dan 3 dikhususkan bagi jemaah wanita, sementara lantai 1 untuk jemaah laki-laki," ujar Abdullah saat diwawancarai, Sabtu (23/5/2026).

Abdullah mengatakan, selain lantai 1 sampai 3, pihaknya juga menyiapkan lantai dasar jika jumlah jemaah melebihi perkiraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk fasilitas, panitia menyiapkan tikar sebagai pengganti sajadah di area tambahan tersebut jika jemaah membludak," tambahnya.

Dikatakan Abdullah, Salat Idul Adha akan dimulai sekitar pukul 07.15-07.30 WIB dengan Ustaz Irham Taufiq sebagai imam dan Prof. Dr. H. Muzakkir, M.A. sebagai khatib.

ADVERTISEMENT

"Kami umumkan mulai 07.15 WIB, tetapi pelaksanaannya bisa dimulai pukul 07.30 WIB. Kami mengantisipasi jemaah yang datang belakangan agar tidak merasa dikecewakan," ungkapnya.

Ia mengimbau masyarakat datang lebih awal untuk menghindari kemacetan dan memperoleh tempat yang sesuai.

"Kami meminta jemaah untuk datang lebih awal untuk menghindari kemacetan dan bisa mendapatkan tempat dengan lebih mudah," katanya.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Abdullah menyebut, Masjid Agung Medan tidak melaksanakan pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1447 H. Hal ini lantaran lokasi di sekitar masjid belum memungkinkan akibat proses pembangunan yang masih berlangsung.

Ia menjelaskan, sejak bangunan baru Masjid Agung dioperasionalkan, pemotongan kurban belum pernah dilakukan di lokasi ini. Terakhir kali kegiatan tersebut dilaksanakan pada 2021, saat masjid lama masih digunakan.

"Kami khawatir jika dipaksakan akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Pekerja masih aktif bekerja dan lokasi belum rapi," pungkasnya.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads