Mendag Ungkap Alasan Penutupan Alfamart-Indomaret di Lombok: Soal Perizinan

Mendag Ungkap Alasan Penutupan Alfamart-Indomaret di Lombok: Soal Perizinan

Tim detikFinance - detikSumut
Selasa, 26 Mei 2026 10:45 WIB
Toko swalayan Indomaret. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Menteri Perdagangan Budi Santoso buka suara terkait penutupan sejumlah gerai Alfamart dan Indomaret di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Budi, persoalan tersebut berkaitan dengan aspek perizinan.

Ia menjelaskan bahwa pendirian minimarket di setiap daerah wajib menyesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang berlaku di wilayah masing-masing.

"Nah, saya lihat itu pemerintah daerah mungkin sedang melakukan apa ya, penataan kembali mungkin ya. Jadi, tadi kami sudah koordinasi juga dengan teman-teman. Jadi tidak ada isu lain, isunya hanya kaitannya dengan perizinan saja," ujar Budi dilansir detikNews, Selasa (26/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menutup 25 gerai minimarket waralaba karena dinilai melanggar aturan daerah. Sebagian besar gerai tersebut berada dalam radius kurang dari 1 kilometer dari pasar tradisional.

Menanggapi kemungkinan pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), Budi menyebut pemerintah pusat masih menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah guna mencari jalan keluar terbaik. Ia juga menilai langkah penataan yang dilakukan pemerintah daerah bertujuan untuk mendukung perkembangan wilayah setempat.

ADVERTISEMENT

"Apakah kemudian solusinya dengan perizinan itu harus dipindah atau bagaimana, kita komunikasikan. Apakah kemudian dia bisa misalnya tetap berdiri ya dengan menyesuaikan rencana tata ruang di daerah masing-masing, misalnya begitu," kata Budi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menutup 25 gerai supermarket waralaba Alfamart dan Indomaret karena dinilai melanggar peraturan daerah. Lokasi sebagian besar gerai waralaba tersebut berjarak kurang dari 1 Km dari pasar tradisional.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads