Satu unggahan bernarasi seorang Panitia Pelaksana AFF U-19 menyebut Pemerintah Kota (Pemkot Medan) tidak membayarkan biaya akomodasi peserta Piala AFF-19 viral. Pemkot Medan membantah hal tersebut.
Dalam unggahan yang viral menyebut karena biaya akomodasi itu tidak dibayarkan, peserta piala AFF-19 dari beberapa negara harus pindah hotel tempat menginap.
"Kami kecewa karena Pemko Medan tidak komitmen soal akomodasi negara peserta AFF ini. Kasihan para pemain muda yang mau mengasah mental, terpaksa dipusingkan karena soal uang hotel," demikian narasi dalam unggahan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan beberapa negara yang terpaksa keluar dari hotel di Medan di antaranya Timor Leste dan Filipina.
Terkait hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman, mengatakan sejak awal Pemkot Medan tidak pernah menyatakan kesediaan menanggung biaya akomodasi hotel bagi peserta turnamen sepak bola internasional tersebut.
Menurutnya, pembahasan yang melibatkan Pemkot Medan sejak awal hanya terkait penyediaan dan pembenahan fasilitas lapangan serta stadion yang akan digunakan selama pelaksanaan kejuaraan.
"Sejak awal tidak pernah ada komitmen dari Pemkot Medan untuk menanggung biaya akomodasi hotel maupun penginapan lainnya bagi peserta AFF," ujar Wiriya melalui keterangan tertulis dilihat detikSumut, Selasa (2/6/2026).
Wiriya menyebut, tanggung jawab Pemkot Medan adalah pembenahan lapangan dan stadion.
"Terkait hotel tidak pernah dibahas. Yang diminta kepada kami hanya pembenahan lapangan dan stadion," katanya.
(afb/afb)