Warga Keluhkan Tanggul Jebol Sebabkan Banjir di Tapsel Tak Kunjung Diperbaiki

Warga Keluhkan Tanggul Jebol Sebabkan Banjir di Tapsel Tak Kunjung Diperbaiki

Nizar Aldi - detikSumut
Selasa, 02 Jun 2026 22:19 WIB
Warga melewati jalan yang terkena banjir saat hujan akibat tanggul sungai jebol di Tapanuli Selatan (Tangkapan layar media sosial)
Foto: Warga melewati jalan yang terkena banjir saat hujan akibat tanggul sungai jebol di Tapanuli Selatan (Tangkapan layar media sosial)
Tapanuli Selatan -

Sejumlah video menampilkan kondisi jalan yang banjir akibat tanggul jebol di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), viral di media sosial. Warga mengeluhkan tidak ada perbaikan terhadap tanggul tersebut sejak banjir besar melanda pada akhir November 2025 lalu.

Dalam video yang dilihat detikSumut, Selasa (2/6/2026), terlihat sejumlah anak sekolah terpaksa naik truk untuk mengikuti ujian karena banjir di jalan. Momen itu disebut terjadi saat anak sekolah sedang mengikuti ujian.

Di video lain, terlihat seorang warga juga mengeluhkan soal kondisi jalan yang berlumpur karena tanggul yang jebol. Warga tersebut terdengar meminta agar pemerintah memperhatikan persoalan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk pemerintah inilah Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, bapak jangan cuma tidur aja di atas, tengoklah awak di sini, kalau ngeluh nggak pernah didengarkan, bukan sekali dua kali ya Pak, sudah beratus kali dan berbulan-bulan banjir di sini," kata warga dalam video.

Warga disebut mengalami kesulitan mencari nafkah karena rusaknya akses jalan. Mereka berharap agar pemerintah memperbaiki tanggul yang jebol tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kek mana kami cari makan jalan berlumpur-lumpur, nggak bisa lagi akses untuk cari makan. Begitulah cara kami di sini cari makan, kami nggak tahu lagi kalau nggak ada perhatian bapak terhadap tanggul yang jebol inilah dampaknya," imbuhnya.

Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumut Gibson Panjaitan mengatakan jika perbaikan tanggul tersebut sudah dianggarkan tahun ini sebesar Rp 4 miliar. Saat ini masih proses perencanaan.

"Untuk lokasi sudah dianggarkan dan tahun Ini akan dilakukan penanganan, lagi proses perencanaan oleh konsultan perencanaan," kata Gibson Panjaitan saat dihubungi.




(niz/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads