Sebagian wilayah di Sumatera Utara (Sumut) diguyur hujan hampir sepekan belakangan. Begini kata BBMKG Wilayah I soal penyebab terjadinya hujan tersebut.
Prakirawan BBMKG Wilayah I Nensy Nindy Tambunan mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan potensi hujan di Sumut. Hal itu di antaranya karena aktifnya gelombang ekuatorial Rossby dan gelombang Kelvin di wilayah Sumbagut.
"Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan potensi terjadi hujan di wilayah Sumatera Utara, diantaranya yaitu aktifnya gelombang ekuatorial Rossby dan gelombang Kelvin di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar," ungkap Nensy, Jumat (5/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian, analisis angin menunjukkan adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Sumatera Utara. Hal tersebut meningkatkan pertumbuhan awan dan potensi hujan di wilayah Sumatera Utara," lanjutnya.
Nensy memperkirakan kondisi tersebut bakal berlangsung sepekan ke depan. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk dapat waspada saat beraktivitas di luar ruangan pada sore dan malam hari.
""Kondisi ini diprakirakan masih berlangsung hingga 1 minggu ke depan. Imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada potensi hujan dengan instensitas sedang hingga lebat di wilayah Sumatera Utara yang disertai petir dan angin kencang khususnya pada sore hingga malam hari," pungkasnya.
(ksr/dhm)