Wawalkot Medan Singgung Bencana Banjir Tiap Tahun dalam Peringatan HLH 2026

Wawalkot Medan Singgung Bencana Banjir Tiap Tahun dalam Peringatan HLH 2026

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Minggu, 07 Jun 2026 18:59 WIB
Wakil Wali Kota (Wawalkot) Medan Zakiyuddin Harahap dalam HLH 2026 Pemkot Medan.
Foto: Wakil Wali Kota (Wawalkot) Medan Zakiyuddin Harahap dalam HLH 2026 Pemkot Medan. (dok.Pemko Medan)
Medan -

Wakil Wali Kota (Wawalkot) Medan Zakiyuddin Harahap menyinggung banjir berturut-turut yang melanda Kota Medan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2026. Dalam kesempatan itu, Zaki menyebut, tahun 2026 tidak menutup kemungkinan banjir yang sama akan terjadi lagi.

"Kita masih mengingat bencana banjir besar di bulan November tahun 2024 dan 2025 lalu. Terjadi di bulan yang sama, bahkan di tanggal yang sama, yaitu 27 November. Di tahun 2026 ini, bukan tidak mungkin hal itu terulang jika kita tidak bersiap dan berbenah dari sekarang," kata Zakiyuddin Harahap melalui keterangan tertulis dilihat detikSumut, Minggu (7/6/2026).

Ia menyoroti kerusakan lingkungan di daerah hulu yang memicu banjir kiriman, serta kebiasaan buruk masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan ke parit dan sungai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zaki meminta Camat, Lurah, Keping hingga Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU), untuk fokus membersihkan parit-parit, menjaga wilayah sungai, serta memangkas dahan pohon yang rawan tumbang demi keselamatan warga.

"Mari sama-sama kita jaga kebersihan lingkungan kita, kita jaga parit-parit kita. Karena sekarang ini, banjir ini tidak tahu kita datangnya kapan dan dari mana, karena sudah banyak juga lingkungan-lingkungan kita ini dirusak oleh tangan-tangan manusia sendiri," katanya.

Zakiyuddin mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Tolong edukasi ini sampaikan kepada masyarakat supaya tidak lagi membuang sampah sembarangan. Sampai hari ini, setiap malam saya melihat orang-orang masih membuang sampah sembarangan. Tolong Lurah dan Kepling ingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, menyampaikan rangkaian acara yang telah dilakukan dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia tingkat Kota Medan tahun 2026. Dimulai dari kampanye terkait dengan pengelolaan lingkungan hidup dan meletakkan sampah pada tempatnya.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya melakukan penanaman bibit pohon sebanyak 1383, kemudian dilanjutkan dengan gotong royong di wilayah kerja masing-masing, serta puncaknya menggelar gotong royong massal di bantaran Sungai Babura.

"Kita melibatkan 19 ribu peserta dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 28 ton selama pelaksanaan gotong royong" jelas Melvi.

Ia juga mengungkapkan, sepanjang bulan Juni ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan juga akan melakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah terkait dengan program Adiwiyata.

"Program ini mendorong agar sekolah berperan aktif terhadap pelestarian lingkungan hidup," tutupnya.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads