Kunjungan Presiden Prabowo ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu (7/6), disambut antusias oleh para siswa. Beragam pertunjukan ditampilkan untuk menyambut kedatangannya, termasuk salah satu kesenian tradisional yang menjadi identitas budaya Pulau Dewata.
Sebanyak 16 siswa SRMP 17 Tabanan membawakan Tari Kecak dengan penuh semangat. Mengenakan kain poleng beserta berbagai aksesoris pendukung, para siswa tampil kompak dan memukau di hadapan Presiden.
Penampilan tersebut tampak membuat Prabowo tersenyum. Setelah pertunjukan berakhir, ia menghampiri para penari dan menyalami mereka satu per satu sebagai bentuk apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas penampilan para siswa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih ya, Terima kasih, " ucap Prabowo dikutip dari siaran pers Kemensos, Senin (8/6/2026).
Salah satu penampil Tari Kecak, Gusti Alit Widya Putra, yang merupakan penyandang Down Syndrome, juga menunjukkan rasa percaya diri saat tampil di hadapan Presiden. Ia tampil tidak kalah semangat dibandingkan rekan-rekannya yang lain.
Melihat penampilan Gusti Alit, Prabowo tersenyum, menepuk pundaknya, dan menyampaikan apresiasi secara langsung.
"Terima kasih, ya," katanya.
Sebagai informasi, SRMP 17 Tabanan menerapkan prinsip kesempatan yang setara bagi seluruh siswa yang berasal dari kelompok desil 1 dan desil 2 DTSEN, sebagaimana sekolah rakyat lainnya. Para siswa diberikan ruang yang luas untuk mengembangkan kemampuan mereka, baik melalui bidang akademik maupun nonakademik, tanpa adanya perlakuan yang berbeda.
Berbagai potensi yang dimiliki siswa terus digali dan dikembangkan agar dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas hidup mereka sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan di masa depan.
(nkm/nkm)