Sejumlah kecamatan di Kota Medan berpotensi mengalami gangguan aliran air rumah tangga dari Tirtanadi. Gangguan tersebut dijadwalkan pada malam hari.
Dilansir melalui instagram @tirtanadiprovsu, Selasa (9/6/2026), Tirtanadi menginfokan jika ada gangguan aliran air rumah tangga malam ini. Gangguan berupa air kecil ataupun air mati ini terjadi mulai pukul 20.00 WIB.
"Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 mm milik Perumda Tirtanadi di kawasan Jalan Purwo Gang Family Delitua Kabupaten Deli Serdang akan dilakukan perawatan/perbaikan akibat adanya kebocoran pipa," dikutip melalui keterangan tertulis Tirtanadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pekerjaan perawatan tersebut mengakibatkan terganggunya distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan yang selama ini dilayani melalui jaringan pipa utama tersebut," sambungnya.
Pihak Tirtanadi menyebutkan jika tim teknis telah diturunkan ke lokasi sejak kebocoran terdeteksi untuk melakukan penanganan darurat.
"Proses perbaikan dilakukan dengan menutup aliran air pada jaringan yang terdampak guna memudahkan pekerjaan dan mencegah kebocoran semakin meluas," tulisnya.
Lebih lanjut, pihaknya menyebut jika selama perbaikan akan berdampak gangguan pasokan air bersih ke beberapa kawasan mengalami penurunan tekanan bahkan terhenti sementara.
"Wilayah yang terdampak antara lain sejumlah kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat yang bergantung pada suplai air dari jalur pipa transmisi tersebut," tuturnya.
Adapun wilayah yang berpotensi terdampak gangguan aliran air pada malam hari ini, yakni ada:
- Wilayah Pelayanan Cabang Delitua sekitarnya
- Wilayah Pelayanan Cabang Medan Kota sekitarnya
- Wilayah Pelayanan Cabang Medan Denai sekitarnya
- Wilayah Pelayanan Cabang HM Yamin sekitarnya
- Wilayah Pelayanan Cabang Tuasan sekitarnya
"Perumda Tirtanadi menghimbau pelanggan untuk melakukan penampungan dan penghematan penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung. Masyarakat juga diminta menampung air secukupnya sebagai langkah antisipasi hingga distribusi kembali normal," pungkasnya.
(ksr/mjy)