41 Korban Banjir-Longsor di Sumut Belum Ditemukan, Gubsu Bobby: Terseret Arus

41 Korban Banjir-Longsor di Sumut Belum Ditemukan, Gubsu Bobby: Terseret Arus

Nizar Aldi - detikSumut
Selasa, 09 Jun 2026 15:00 WIB
Gubsu Bobby Nasution saat sambutan di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut. (Nizar Aldi/detikSumut)
Foto: Gubsu Bobby Nasution saat sambutan di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut. (Nizar Aldi/detikSumut)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengatakan jika terdapat 41 korban bencana banjir dan longsor di Sumut akhir tahun lalu yang masih hilang hingga saat ini. Bobby menduga mereka merupakan korban yang hilang terseret arus.

"Masih ada 41 orang yang hilang tidak ditemukan pasca bencana beberapa waktu lalu hingga saat ini dan dari hasil di lapangan mereka kemungkinan besar diseret arus banjir bandang," kata Bobby Nasution saat acara di Kantor Gubsu, Selasa (9/6/2026).

Sementara total korban terdampak bencana di 12 kabupaten/kota mencapai 1.803.715 jiwa. Dengan total korban jiwa sebanyak 375 jiwa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk korban meninggal dunia 375 jiwa. Dan ada 12 Kabupaten pada November lalu yang menetapkan status darurat beberapa waktu lalu," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Bobby menjelaskan jika akibat bencana ini ada ratusan infrastruktur yang terdampak yang mengalami rusak ringan hingga berat. Termasuk jembatan ada 346 unit dan jalan 762 ruas.

"Untuk sektor perumahan, itu ada 23.111 unit yang rusak, fasilitas pendidikan 1.218 unit yang rusak, dan fasilitas kesehatan asa 119 unit yang mengalami kerusakan untuk jembatan ada 346 unit, jalan 762 ruas, jaringan air bersih sebanyak 104 titik," jelasnya.

"Untuk pertanian seluar 36.118 hektare yang rusak, Perkebunan 1.227 hektare, peternakan 134.753 ekor yang mati akibat bencana tersebut," imbuhnya.

Jumlah anggaran untuk penanganan pascabencana dari pemerintah pusat ke Sumut sebesar Rp 23,33 triliun. Anggaran itu bakal dicairkan mulai tahun 2026 hingga 2028.

"Semua masih dalam proses perbaikan infrastruktur dengan menggunakan dana fiskal TKD yang telah diberikan pemerintah pusat," tuturnya.




(niz/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads