Video emak-emak protes saat mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) datang membawa air ke rumah pribadi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Medan, Benny Sinomba Siregar, di Jalan STM, Medan Johor, viral di media sosial. Pemkot Medan memberi penjelasan terkait video viral itu,
Dilihat BeritaKlik Rabu (10/6/2026) dari video yang beredar tampak sejumlah emak-emak sembari membawa ember mendatangi rumah warga yang kedatangan mobil Damkar. Mobil Damkar itu disebut mengalirkan air ke rumah Benny Sinomba Siregar.
"Datangkan mobil Damkar bawa air bersih kediaman Kadis di Medan diprotes emak-emak," tulis narasi video.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan, Wandro Malau, membenarkan ada armada milik Damkar datang membawa air ke rumah pribadi Benny Sinomba Siregar. Menurutnya, mobil pemadam memang dikerahkan untuk menindaklanjuti keluhan warga terkait matinya air PDAM di sejumlah wilayah.
"Itu pengaduan ke PDAM, kebetulan kita turunkan semua armada kita untuk bantu di daerah Medan Kota. Jadi PDAM yang bawa armada kita ke rumah Pak Benny itu. Tapi itu untuk masyarakat semua, bukan hanya untuk Pak Benny saja," ujar Wandro saat dikonfirmasi.
Menurut Wandro, saat ini personel Damkar masih terus turun ke lapangan untuk membantu memasok kebutuhan air di enam kecamatan yang terdampak pemadaman air dari PDAM.
"Ini kami sampai malam ini masih berjibaku, ini PDAM sudah mundur, udah kecapean nih, tetap kami yang bantu ini. Ada 6 kecamatan. Johor, Polonia, Kota, Denai, Amplas, sama Maimun, itu yang terdampak. Tembung juga sebagian," ungkapnya.
Wandro mengatakan, armada yang ada di dalam video yang beredar tersebut merupakan armada yang dibawa pihak PDAM yang bergerak sesuai aduan warga.
"Mungkin itu satu armada yang difoto, mungkin si warga ya udah kita layani juga kok, sama kok pelayanannya, bukan pingin dikasih gitu. Cuma tadi yang bawa PDAM, pengaduannya ke PDAM pusat, kebetulan kami bantu tapi pengisian air dari PDAM Medan Kota, mereka bawa ke sana, mereka yang arahkan armada kita ke mana warga yang mengadu," katanya.
Menurut Wandro, hingga malam ini, ada 7 unit armada Damkar yang diturunkan untuk membantu warga terdampak kehabisan air bersih di 6 kecamatan.
"Ini sekarang kami juga buka call center pengaduan pelayanan Damkar udah kami buka ini. Ada total 7 unit armada. Karena mereka (PDAM) juga kekurangan armada kayaknya," pungkasnya.
Simak Video "Video: Krisis Air Bersih di Kadujajar, 2 Km Ditempuh Demi Setetes Air Bersih"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)