Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memperlebar jalan Calang-Simpang Peut persisnya di Nagan Raya. Proyek dengan anggaran Rp 18 miliar itu untuk mempermudah mobilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Plt Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini, mengatakan pekerjaan yang sedang berlangsung merupakan program preservasi jalan dan jembatan. Proyek tersebut ditujukan untuk memperlancar arus lalu lintas sekaligus meningkatkan kualitas jalan agar memenuhi standar nasional.
"Jadi jalan ini dibangun oleh BPJN Aceh, berada di PPK 2.2. Ini pekerjaan preservasi jalan dan jembatan Simpang Calang-Simpang Peut. Tujuan utama dibuat jalan ini supaya memperlancar lalu lintas kemudian juga untuk mencapai standar nasional," kata Zulkarnaini kepada wartawan di Nagan Raya, Minggu (14/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, proyek tersebut bukan pembangunan jalan baru melainkan pelebaran badan jalan yang sudah ada. Saat ini lebar jalan eksisting mencapai 6 meter dan dilakukan pelebaran di sisi kiri dan kanan.
"Ini perluasan. Jadi kita luaskan jalan ini dengan pelebaran kiri dan kanan masing-masing 1,5 meter. Badan jalan sebelumnya sudah ada 6 meter," ujarnya.
Zulkarnaini menyebutkan total panjang ruas jalan yang ditangani dalam proyek tersebut mencapai 3,35 kilometer. BPJN Aceh menargetkan pekerjaan rampung pada 10 September mendatang.
Berdasarkan dokumen proyek, paket preservasi jalan dan jembatan Calang-Simpang Peut berlokasi di jaringan jalan nasional di Nagan Raya. Penanganan mencakup preservasi jalan sepanjang 3,35 kilometer, pemeliharaan berkala jembatan sepanjang 0,108 kilometer, serta rehabilitasi jembatan sepanjang 0,051 kilometer.
Selain untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, proyek ini juga disebut sejalan dengan arahan Menteri Pekerjaan Umum untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
"Ini salah satunya. Jadi instruksi dari Pak Menteri tetap kita jalankan. Semua yang diinstruksikan oleh beliau adalah untuk melancarkan lalu lintas, kemudian juga agar bermanfaat untuk masyarakat yang ada di Aceh, khususnya di Aceh Barat," jelas Zulkarnaini.
(agse/nkm)
