1 Jemaah Haji Aceh Meninggal di Pesawat Jelang Mendarat di Bandara SIM

Aceh

1 Jemaah Haji Aceh Meninggal di Pesawat Jelang Mendarat di Bandara SIM

Agus Setyadi - detikSumut
Senin, 22 Jun 2026 12:48 WIB
Seorang jemaah haji asal Aceh Timur meninggal dunia di dalam pesawat jelang mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM). (Foto: PPIH Debarkasi Aceh).
Seorang jemaah haji asal Aceh Timur meninggal dunia di dalam pesawat jelang mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM). (Foto: PPIH Debarkasi Aceh).
Banda Aceh -

Seorang jemaah haji asal Aceh Timur Aisyah Abdullah Nanggroe binti Abdullah Nanggroe (92) meninggal dunia di dalam pesawat menjelang mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar. Jenazah saat ini telah dibawa ke rumah sakit.

Pesawat Garuda Indonesia yang membawa jemaah Kloter-BTJ-07 mendarat di Bandara SIM sekitar pukul 10.50 WIB, Senin (22/6/2026). Aisyah menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 10.20 WIB.

"Almarhumah wafat di dalam pesawat saat perjalanan kembali ke Tanah Air," kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh Arijal kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Arijal, Aisyah telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji dan kembali ke Tanah Air melalui Madinah. Jenazah Aisyah langsung dibawa ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh begitu tiba di bandara.

ADVERTISEMENT

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Insya Allah husnul khatimah. Almarhumah merupakan dhuyufurrahman (tamu Allah) yang telah menunaikan ibadah haji. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala khilaf dan dosanya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," jelas Arijal.

Berdasarkan data PPIH Embarkasi Aceh, jumlah jemaah yang meninggal hingga hari ini sebanyak 16 orang. 15 orang wafat di Tanah Suci sedangkan 1 orang dalam proses pemulangan.

"PPIH berharap seluruh jamaah yang masih berada di Tanah Suci maupun yang sedang dalam perjalanan pulang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah," ujar Arijal.




(agse/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads