Pemprov Riau Gratiskan Biaya di 44 Sekolah Swasta Cegah Anak Putus Sekolah

Riau

Pemprov Riau Gratiskan Biaya di 44 Sekolah Swasta Cegah Anak Putus Sekolah

Raja Adil Siregar - detikSumut
Kamis, 25 Jun 2026 17:01 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Dok Diskominfo Riau)
Foto: Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Dok Diskominfo Riau)
Pekanbaru -

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan komitmen tidak boleh ada anak putus sekolah karena keterbatasan kuota ruangan sekolah. Salah satunya dengan memberikan biaya gratis di 44 sekolah swasta.

Langkah ini ditegaskan SF Hariyanto demi memberi dukungan penuh program Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Swasta jalur afirmasi. Program ini digulirkan untuk memberi akses pendidikan setara bagi siswa kurang mampu dan menekan angka putus sekolah di Riau.

"Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memastikan tidak ada anak Riau yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya. Melalui jalur afirmasi di sekolah swasta, kita buka ruang seluas-luasnya bagi anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa sekolah," kata Plt Gubri SF Hariyanto di Pekanbaru, Kamis (25/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalur afirmasi dalam SPMB sekolah swasta memberi kuota khusus bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu. Termasuk calon siswa penyandang disabilitas dan calon siswa yang belum lolos pada pilihan terakhir di sekolah negeri.

SF Hariyanto menyebut data BPS Riau 2025 menunjukkan masih ada siswa SMP yang tidak melanjutkan ke SMA/SMK karena faktor ekonomi. Data itulah yang menjadi rujukan agar sekolah swasta diminta ikut berperan aktif sebagai mitra pemerintah di bidang pendidikan.

ADVERTISEMENT

"Saya minta sekolah swasta tidak hanya berorientasi bisnis. Ayo kita sama-sama tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa. Jalur afirmasi ini bentuk nyata gotong royong dunia pendidikan," tegasnya.

Untuk mendukung program itu, Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan juga akan mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tambahan bagi sekolah swasta yang menerima siswa afirmasi. Pelajar tak akan dipungut biaya selama 3 tahun pendidikan.

"Kita berikan bantuan pendidikan melalui BOSDA selama tiga tahun pendidikan calon siswa tersebut. Jadi tak ada lagi angka putus sekolah, semua anak di Riau bisa mendapatkan pendidikan yang setara, sekaligus menyukseskan program Prioritas Nasional Wajib Belajar 13 Tahun," katanya.

Untuk diketahui, daya tampung yang tersedia pada SPMB SMA/SMK Swasta jalur afirmasi tersebut sebanyak 2.179 siswa. Jumlah ini berdasarkan pembagian 424 siswa SMA dan 1.755 siswa SMK.

Berikut sekolah swasta di Riau yang bisa didaftar melalui jalur afirmasi:

SMA Swasta

  1. SMA Advent Pekanbaru 40 siswa
  2. SMA Plus Bina Bangsa 30 siswa
  3. SMA Handayani 30 siswa
  4. SMA PGRI Pekanbaru 10 siswa
  5. SMA Plus Terpadu 100 siswa
  6. SMA Smart Indonesia 40 siswa
  7. SMA Setia Dharma 10 siswa
  8. SMA Lancang Kuning Dumai 30 siswa
  9. SMA Advent Pasir Putih Kampar 60 siswa
  10. SMA Persada Pebenaan Indragiri Hilir 29 siswa
  11. SMA Muhammadiyah Seberida Indragiri Hulu 35 siswa
  12. SMA Islam Darul Huda Lirik Indragiri Hulu 10 siswa

SMK Swasta

  1. SMK Bina Profesi Pekanbaru 150 siswa
  2. SMK 5 Agustus Pekanbaru 80 siswa
  3. SMK Yabri Terpadu 50 siswa
  4. SMK Dwi Sejahtera 30 siswa
  5. SMK Tunas Karya Pekanbaru 20 siswa
  6. SMK PGRI Pekanbaru 10 siswa
  7. SMK Kesehatan Pro Skill Pekanbaru 25 siswa
  8. SMK Kansai Pekanbaru 250 siswa
  9. SMK Keuangan Pekanbaru 100 siswa
  10. SMK Akbar Pekanbaru 100 siswa
  11. SMK Migas Teknologi Pekanbaru 40 siswa
  12. SMK Migas Bumi Melayu Riau 90 siswa
  13. SMK Dirgantara Riau 80 siswa
  14. SMK Teknologi Riau 10 siswa
  15. SMK Plus Terpadu 100 siswa
  16. SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru 50 siswa
  17. SMK Setia Dharma 10 siswa
  18. SMK Siantika Pekanbaru 50 siswa
  19. SMK IT Al Hisa 50 siswa
  20. SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru 25 siswa
  21. SMK YKWI Pekanbaru 30 siswa
  22. SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru 30 siswa
  23. SMK Telkom Pekanbaru 10 siswa
  24. SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru 5 siswa
  25. SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru 14 siswa
  26. SMK 1 Perbankan Duri 75 siswa
  27. SMK Korpri Duri 100 siswa
  28. SMK Global Cendekia Kampar 20 siswa
  29. SMK Muhammad Yunus Rokan Hilir 60 siswa
  30. SMK Farmasi Ikasari Dumai 36 siswa




(ras/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads