Kemacetan kendaraan di Jalan Lintas Timur, Pelalawan, menjadi perhatian serius bagi Bupati Zukri. Untuk pencegahan macet berlarut, Zukri minta aktivitas proyek dihentikan sementara.
Kemacetan panjang terjadi di KM 75 karena proyek perbaikan jalan. Namun sejumlah kendaraan terlihat banyak menerobos yang berdampak pada kemacetan jalur utama di lintas sumatera itu.
Zukri terlihat memantau langsung lokasi kemacetan bersama jajaran Satlantas Polres Pelalawan dengan sepeda motor. Terlihat sejumlah sopir ditegur karena menerobos antrean.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak boleh kayak gini pak, kasian yang lain," kata Zukri menegur pengendara yang nekat menerobos dan membahayakan pengendara lain.
Dalam kesempatan itu, Zukri juga mengajak perwakilan kontraktor perbaikan jalan. Saat itulah Zukri minta evaluasi dan setop sementara pengerjaan.
"Buka tutup tidak bisa kita hindari karena ada box culvert yang masih dalam pengerjaan. Tapi pengerjaan kita hentikan dulu sampai hari minggu, nanti kita evaluasi, kecuali yang box culvert saja," kata Zukri.
Zukri mengungkap kemacetan terjadi karena traffic kendaraan meningkat. Terutama saat libur anak sekolah.
Untuk mengurai kemacetan, Zukri pun meminta kolaborasi antara Polantas, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya. Termasuk kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.
"Ini harus kolaborasi bersama untuk mengirai kemacetan. Kita tahu traffic saat ini meningkat karena memang momentum anak sekolah libur dan ini jalur utama lintas timur," kata Zukri.
Sedangkan evaluasi terkait pengerjaan untuk mencegah kemacetan akan dibahas bersama pada akhir pekan nanti. Apakah pengerjaan dapat dilanjutkan atau setop sementara dalam periode tertentu.
Sebelumnya pihak kepolisian juga telah melakukan tindakan tegas terhadap para pengendara nakal. Polisi mengambil langkah tilang bagi kendaraan yang nekat menerobos.
Tindakan tegas itu dilakukan polantas di lokasi untuk mengurai kemacetan. Selain itu, personel kepolisian dari Polsek dan Polres juga diturunkan untuk pengaturan.
(astj/astj)
