Besok Mulai! Ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026, Niat, dan Tata Caranya

Besok Mulai! Ini Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026, Niat, dan Tata Caranya

Aisyah Lutfi - detikSumut
Sabtu, 27 Jun 2026 10:31 WIB
Ilustrasi Puasa Asyura
Foto: magnific/Magnific
Medan -

Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam setiap bulannya. Mengutip buku "Rahasia Puasa Sunah" karya Ahmad Syahirul Alim, istilah Ayyamul Bidh secara harfiah berarti "hari-hari yang terang". Hal ini merujuk pada malam-malam pertengahan bulan Hijriyah ketika bulan purnama bersinar terang di langit.

Di siang harinya, umat Muslim dianjurkan untuk memanfaatkannya dengan memperbanyak ibadah, termasuk dengan menunaikan puasa sunnah. Tuntunan ibadah ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Qatadah bin Milhan RA, yang menyampaikan:

"Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya terang, yaitu tanggal 13, 14, dan 15." (HR Abu Dawud).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, kapan pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh pada bulan Juni 2026 ini? Yuk, simak jadwal lengkap, bacaan niat, hukum menggabungkannya dengan puasa Senin, hingga keutamaan luar biasanya berikut ini, detikers!

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026

Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Kemenag RI, tanggal 28 Juni 2026 bertepatan dengan 13 Muharram 1448 H. Berikut adalah rincian jadwal lengkapnya:

ADVERTISEMENT
  • Minggu, 28 Juni 2026 (13 Muharram 1448 H)
  • Senin, 29 Juni 2026 (14 Muharram 1448 H)
  • Selasa, 30 Juni 2026 (15 Muharram 1448 H)

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Melansir laman NU Online, hal paling utama saat beribadah adalah niat. Sebelum berpuasa detikers diharuskan berniat, berikut adalah lafaz bacaan niat puasa Ayyamul Bidh yang bisa detikers hafalkan dan amalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab-Latin: Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta'âlâ

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta'âlâ."

Bolehkah Puasa Kurang dari Tiga Hari?

Puasa Ayyamul Bidh memang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut agar lebih sempurna dan afdhal sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Namun, bolehkah seorang muslim berpuasa hanya satu atau dua hari saja?

Berdasarkan penjelesan pada buku "Supaya Ramadhan Sempurna" tulisan Muhammad Soleh al-Munajjid, Syaikh Ibn Baz dalam Fatawa Ibn Baz berpandangan bahwa seorang muslim tetap diperbolehkan dan sah hukumnya jika hanya mampu berpuasa Ayyamul Bidh selama satu atau dua hari saja.

Hukum Menggabung Ayyamul Bidh dengan Puasa Senin

Jika kita melihat kalender di atas, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 14 Muharram (29 Juni) bertepatan dengan hari Senin. Timbul pertanyaan, apakah boleh menggabungkan niatnya dengan puasa sunnah hari Senin?

Berdasarkan kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu karya Wahbah Az Zuhaili terbitan Gema Insani, menggabungkan dua ibadah sunnah ke dalam satu niat diperbolehkan dan sah hukumnya. Artinya, detikers bisa mendapatkan dua pahala amalan sekaligus dalam satu hari puasa.

Pandangan ini juga didukung penuh oleh Mazhab Syafi'i, sebagaimana yang ditegaskan pula oleh Imam Nawawi dalam kitab monumental Al-Majmu.

Keutamaan Besar Puasa Ayyamul Bidh

Dengan keutamaan dan pahala besar yang dijanjikan, puasa ini menjadi salah satu amalan sunnah yang rutin dikerjakan oleh Rasulullah SAW semasa hidupnya dan sangat direkomendasikan bagi umatnya.

Dijelaskan dalam kitab Minhajul Muslim karya Syaikh Abu Bakar Jabar Al Jazairi terjemahan Fedrian Hasmand, berikut beberapa keutamaan dahsyat yang bisa diraih:

Pahalanya seperti puasa setahun penuh
Menjalankan puasa tiga hari setiap bulan bernilai sama dengan berpuasa sepanjang tahun.

Merupakan wasiat Nabi Muhammad SAW
Menjadi salah satu amalan utama yang diwasiatkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya.

Kebiasaan mulia Rasulullah SAW
Merupakan amalan yang konsisten dijaga oleh Nabi SAW sepanjang hidup beliau.

Manfaat kesehatan bagi tubuh
Secara medis dan biologis, puasa ini berfungsi untuk mengistirahatkan organ-organ pencernaan tubuh agar tidak cepat rusak.

Nah, berhubung periode Ayyamul Bidh bulan Muharram akan segera dimulai pada akhir pekan ini (28-30 Juni 2026), yuk persiapkan diri detikers untuk meraih pahala berlipat ganda! Selamat mengamalkan dan semoga informasi ini bermanfaat, ya!




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads