Argentina resmi menghadirkan ikon wisata baru berupa patung raksasa Lionel Messi yang memiliki berat 70 ton. Monumen tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus menjadi simbol kebanggaan atas prestasi sang kapten tim nasional yang membawa negaranya menjadi juara dunia.
Patung Messi berdiri di Cutral Co, wilayah Patagonia, Argentina, dan diresmikan pada 16 Juni 2026. Monumen itu memiliki tinggi mencapai 26 meter dengan bobot sekitar 70 ton.
Dilansir detikTravel dari ESPN, Sabtu (27/6/2026), seniman pematung yang membuat patung Messi tersebut, Aldo Beroisa mengatakan karya tersebut dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada Lionel Messi atas kontribusinya bagi Argentina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia adalah duta alami Argentina. Bagi saya, ini sangat penting, bukan hanya sebagai seniman tetapi juga sebagai orang Argentina," kata dia.
Patung tersebut menggambarkan momen ikonik Messi saat berlutut pada final Piala Dunia 2022 di Qatar. Selain itu, terdapat pose ketika ia menunjuk ke langit sebagai penghormatan kepada sang nenek.
Sebelumnya, patung Messi juga pernah dibangun di Kolkata, India, ketika kunjungan promosi sang pemain tahun lalu. Namun, monumen tersebut akhirnya dibongkar karena dinilai tidak memiliki struktur yang cukup kokoh.
Hal serupa juga pernah terjadi pada patung Messi di Buenos Aires yang diresmikan pada 2016. Monumen itu kemudian rusak setelah sejumlah bagiannya, seperti kepala, tangan, dan badan, dilaporkan hilang akibat dicuri.
Messi sendiri terus menjadi figur penting bagi Argentina. Menjelang ulang tahunnya yang ke-39, kapten Albiceleste itu baru saja mencatatkan rekor baru di Piala Dunia 2026 dengan koleksi 18 gol sepanjang turnamen, melampaui torehan legenda Jerman, Miroslav Klose.
(nkm/nkm)
