5.075 jemaah haji asal Aceh telah mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar. Jemaah wafat mencapai 18 orang.
Jemaah yang telah tiba di kampung halaman berasal dari kelompok terbang (Kloter) BTJ-01 hingga BTJ-13. Kloter pertama pulang melalui Bandara Jeddah, Arab Saudi sementara sisanya melalui bandara di Madinah.
Para jemaah yang tiba sebagian besar membawa pulang oleh-oleh boneka unta. Boneka diikat di tas, digantung di leher atau menentengnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, hingga hari ini sebanyak 5.075 jemaah haji Aceh telah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Saat ini masih tersisa satu kloter yang berada di Madinah dan akan dipulangkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," kata Ketua PPIH Debarkasi Aceh Arijal kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, saat ini masih ada tiga jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. PPIH akan terus memantau kondisi mereka dan jemaah akan dipulangkan bila sudah dipastikan layak terbang.
Sementara jemaah meninggal dunia mencapai 18 orang yaitu 17 Tamu Allah wafat di Tanah Suci dan satu orang di pesawat menjelang tiba di Aceh. Arijal mengajak seluruh masyarakat Tanah Rencong mendoakan para jemaah yang wafat agar memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT serta ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik.
Plt Kakanwil Kemenhaj Aceh itu juga mengimbau keluarga jemaah agar terus mengikuti informasi resmi mengenai jadwal kedatangan setiap kloter dan mematuhi ketentuan penjemputan di Asrama Haji Aceh.
"Insya Allah, dengan tersisanya satu kloter di Madinah, operasional pemulangan jemaah haji Aceh akan segera tuntas. Kami berharap seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi, termasuk yang sedang menjalani perawatan, dapat kembali ke Aceh dalam keadaan sehat sehingga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berakhir dengan lancar dan sukses," jelas Arijal.
(agse/nkm)
