Donald Trump Cuan Rp 5,39 T dari Bisnis di Timur Tengah

Donald Trump Cuan Rp 5,39 T dari Bisnis di Timur Tengah

Ilyas Fadilah - detikSumut
Minggu, 05 Jul 2026 15:29 WIB
U.S. President Donald Trump looks on the day he signs an executive order on vehicle repairs in the Oval Office at the White House in Washington, D.C., U.S., June 29, 2026. REUTERS/Aaron Schwartz
Foto: REUTERS/Aaron Schwartz
Jakarta -

Bisnis Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Timur Tengah cuan besar. Sepanjang 2025, Trump berhasil meraup US$ 300 juta atau sekitar Rp 5,39 triliun (Kurs 17.994/US$).

Uang tersebut tidak hanya mengalir ke Trump tapi juga kepada keluarganya. Selain bisnis di Timur Tengah, sumber terbesar berasal dari penjualan separuh kepemilikan saham Tump di perusahaan kripto, World Liberty Financial.

Dikutip dari detikFinance dari Wall Street Journal, Trump memperoleh US$ 263 juta atau Rp 4,73 triliun dari transaksi tersebut. Prosesnya melibatkan entitas yang didukung oleh Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, anggota keluarga kerajaan Uni Emirat Arab sekaligus saudara Presiden UEA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sisa pemasukan dari kawasan Teluk berasal dari bisnis properti. Rinciannya, berasal dari dua pengembang Timur Tengah yang membangun sejumlah tower, dan lapangan golf bermerek Trump dalam tiga tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

Pendapatan dari perjanjian lisensi luar negeri milik Trump Organization melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir. Setelah sempat berjanji menghentikan bisnis asing selama masa jabatan pertamanya, pendapatan dari sektor tersebut hanya mencapai US$ 9 juta pada 2022 dan US$ 8 juta pada 2023.

Namun, angka itu meningkat menjadi US$ 45 juta pada 2024 ketika Trump bersiap kembali ke Gedung Putih, lalu naik lagi menjadi US$ 59 juta pada 2025, seiring pengembangan proyek baru di India, Vietnam, dan Rumania.

Selain penjualan saham, World Liberty Financial juga menghasilkan keuntungan besar lainnya. Trump melaporkan lebih dari US$ 500 juta dari penjualan token yang terkait dengan perusahaan tersebut, meskipun nilai token itu kemudian mengalami penurunan tajam.

Perusahaan yang didirikan pada 2024 oleh keluarga Trump dan keluarga Witkoff bersama sejumlah pengusaha kripto itu awalnya memberikan kepemilikan sebesar 75% kepada Trump dan keluarganya. Separuh saham tersebut kemudian dijual kepada entitas yang didukung Sheikh Tahnoon.

Secara keseluruhan, pendapatan Trump dari aset kripto tahun lalu melampaui US$ 1,4 miliar. Hampir US$ 800 juta berasal dari World Liberty Financial, sementara sekitar US$ 635 juta diperoleh dari penjualan koin meme bermerek Trump.

Di luar bisnis kripto, pendapatan dari lapangan golf dan resor juga meningkat 15% menjadi lebih dari US$ 500 juta. Pendapatan dari resor Mar-a-Lago bahkan hampir dua kali lipat menjadi US$ 77 juta.

Menurut data Chainalysis, lonjakan keuntungan dari koin meme tersebut terjadi di tengah kerugian yang dialami sekitar 764.000 dompet kripto, yang mayoritas dimiliki investor kecil.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Trump soal Negosiasi dengan Iran: Mereka Licik"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads