Polisi Masih Rahasiakan Motif Pembunuhan Mayat Wanita dalam Boks di Medan

Polisi Masih Rahasiakan Motif Pembunuhan Mayat Wanita dalam Boks di Medan

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 13 Mar 2026 16:45 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak saat diwawancarai di kantor Bea Cukai Medan.
Foto: Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak saat diwawancarai di kantor Bea Cukai Medan. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak hadir langsung prarekonstruksi kasus pembunuhan wanita dalam boks di salah satu penginapan yang menjadi lokasi pembunuhan, Jalan Menteng 7 Gang Kenanga. Meski begitu, ia belum mau mengungkap motif pembunuhan tersebut.

"Besok saya akan menjelaskan motifnya dan besok saya akan jelaskan untuk kelanjutannya pada saat konferensi pers," katanya, Jumat (13/3/2026).

Kombes Calvijn mengatakan korban adalah RS (19). Sementara kedua pelaku adalah SA (19) dan SHR (19).

Antara korban dan kedua pelaku, menurut dia, tidak saling mengenal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak saling kenal. Pelakunya ada dua orang, pelaku utama satu orang," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, warga di kawasan Jalan Menteng 7, Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat di dalam sebuah boks kontainer pada Selasa (10/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Awalnya, warga mencurigai gerak-gerik dua pria berseragam ojek online yang membuang boks tersebut di pinggir sungai.

ADVERTISEMENT

Bambang S, salah seorang saksi mata, menjelaskan bahwa warga sempat mengira boks tersebut adalah barang bekas yang bisa dimanfaatkan.

"Awalnya warga melihat dua orang pria membawa boks dengan menggunakan seragam ojek online. Awalnya warga mau mengambil boks tersebut untuk keperluan rumah tangga. Dikira sampah, ternyata mayat," kata Bambang.

Sontak kejadian ini dilaporkan kepada kepala lingkungan dan pihak kepolisian setempat. Sempat beredar isu bahwa jasad tersebut merupakan korban mutilasi, pihak kepolisian segera membantah hal tersebut. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, menegaskan bahwa kondisi jenazah masih utuh.

"Sehingga kami menindaklanjuti dan mengembangkan penyelidikan. Tidak ada mutilasi, mayat masih dalam kondisi utuh," tegas Bayu.

Setelah kejadian, petugas kepolisian langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Ditemukan luka lebam pada tubuh jenazah yang saat ditemukan terbungkus kain sprei hotel dan karung goni di dalam boks tersebut. Diduga kuat, korban meninggal dunia di sebuah kamar hotel dalam kondisi tanpa busana sebelum akhirnya dibuang.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video 12 Jam Diperiksa, Keluarga Ungkap soal KDRT dalam Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads