Urine Penabrak Lapak Jualan di Binjai Bening, Polisi Tegaskan Tak Ada Rekayasa

Urine Penabrak Lapak Jualan di Binjai Bening, Polisi Tegaskan Tak Ada Rekayasa

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 17 Mar 2026 14:39 WIB
Urine wanita penabrak lapak jualan di Pasar Kaget Binjai. (dok. Polres Binjai)
Foto: Urine wanita penabrak lapak jualan di Pasar Kaget Binjai. (dok. Polres Binjai)
Binjai -

Urine wanita pengemudi mobil Honda Brio inisial M (24) yang menabrak sejumlah lapak jualan di Pasar Kaget Kota Binjai, mencuri perhatian karena tampak bening. Polisi menegaskan tidak ada rekayasa dalam hal ini.

Berdasarkan video yang diterima detikSumut, dari petugas kepolisian, Selasa (17/3/2026), terlihat proses saat M hendak dites urine. Awalnya, M diberikan gelas plastik untuk menampung urine.

Lalu, M masuk ke dalam kamar mandi dengan didampingi oleh seorang polisi wanita (polwan). Selang beberapa waktu, M itu keluar dari dalam kamar mandi sambil memegang gelas plastik berisi air urine-nya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Air seni itu terlihat sangat bening jika dibandingkan urine pada umumnya.

Urine itu lalu diberikan kepada petugas kepolisian dan dites. Terlihat alat pendeteksi dicelupkan ke dalam air yang berada di gelas plastik tersebut.

ADVERTISEMENT

Kasi Humas Polres Binjai AKP Junaidi mengatakan bahwa pihaknya melakukan tes urine itu secara transparan tanpa ada rekayasa.

"Itulah upaya yang sudah kita lakukan secara terbuka dengan memanggil kawan-kawan dari media supaya transparan. Kita tidak ada rekayasa," kata Junaidi saat dikonfirmasi detikSumut, Selasa.

Junaidi menyebut proses pengambilan urine di dalam kamar mandi itu juga turut didampingi oleh Polwan. Lalu, terkait pihak-pihak yang berkomentar bahwa urine wanita itu terlalu bening, Junaidi enggan ambil pusing.

Dia menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan tes urine itu sesuai prosedur.

"Ada yang bilang itu terlalu bening, silakan saja mereka komen seperti itu. Jadi kita prosedurnya, dia (pengemudi) masuk (ke kamar mandi) di dalam didampingi oleh Polwan. Pas masuk jelas terlihat tidak ada apa-apa, selain gelas itu," sebutnya.

Untuk diketahui, Polres Binjai meralat hasil tes urine M yang awalnya disebutkan positif narkoba menjadi negatif.

Kasat Lantas Polres Binjai AKP Indra Jansen Girsang mengatakan bahwa pihaknya dua kali melakukan tes urine kepada pengemudi mobil itu. Tes urine pertama kali dilakukan usai M diamankan, yakni pada Senin (16/3) dini hari.

Hasil tes urine saat itu itu samar-samar. Namun, Indra belum menjelaskan alasan pihaknya awalnya menyatakan bahwa hasil tes urine pengemudi itu positif narkoba.

"Pada pukul 03.15 WIB, bahwasanya hasil pemeriksaan tadi malam itu masih samar-samar," kata Indra.

Usai menyampaikan bahwa pengemudi itu positif mengonsumsi narkoba, pihak kepolisian melakukan tes urine kedua pada Senin sore. Hasil tes urine kedua ini negatif. Indra mengatakan tes urine itu turut disaksikan oleh sejumlah awak media serta perwira di Polres Binjai.

"Jadi, karena samar-samar, pada pukul 17.30 WIB, kembali dilakukan secara langsung yang disaksikan beberapa media, personel narkoba, Kasi Humas, Kasi Was, Kasi Propam, hasil pemeriksaannya negatif," jelasnya.

Terkait kasus ini, Indra mengatakan pihaknya mencoba memediasi kedua belah pihak. Pihak kepolisian berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Jadi, karena kasus narkobanya negatif, sepenuhnya penanganan ini diserahkan kepada satlantas. Untuk Pengemudi nanti kita tangani sesuai prosedur hukum yang berlaku, kita upayakan bagaimana nanti caranya supaya terjadi mediasi ataupun perdamaian kedua belah pihak, sehingga terjadinya RJ (restorative justice). Kami dari Satlantas Polres Binjai mengupayakan bagaimana kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Hasil Tes Urine Andrew Andika dan Kelima Rekannya"
[Gambas:Video 20detik]
(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads