Viral Emak-emak Disebut Jual Narkoba di Pinggir Jalan Medan, Polisi Turun Tangan

Viral Emak-emak Disebut Jual Narkoba di Pinggir Jalan Medan, Polisi Turun Tangan

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 18 Mar 2026 12:58 WIB
Tangkapan layar video saat wanita di Medan disebut tengah mengemas narkoba. (dok. Media sosial)
Foto: Tangkapan layar video saat wanita di Medan disebut tengah mengemas narkoba. (dok. Media sosial)
Medan -

Satu video yang menarasikan seorang wanita tengah asyik menjual narkoba jenis sabu-sabu di pinggir jalan yang menjadi akses masyarakat di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Polisi pun turun ke lokasi untuk mengecek video viral itu.

Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Rabu (18/3/2026), terlihat video itu merekam tiga orang yang tengah berada di depan rumah warga. Satu dari tiga orang itu adalah perempuan. Ada juga warga yang tampak lalu lalang di lokasi.

Wanita tersebut terlihat tengah duduk sambil mengobrol dengan seorang pria berbaju putih yang tengah kondisi berdiri. Wanita itu juga sembari memegangi plastik-plastik kecil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga memasukkan benda seperti serbuk putih ke dalam plastik. Lalu, terlihat wanita memberikan plastik kepada pria berbaju putih yang berdiri itu.

Pria itu pun lalu pergi dan disusul oleh wanita berbaju hitam itu. Pengunggah menyebut peristiwa itu terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Medan.

ADVERTISEMENT

"Ada trio ubas (sabu) tiap hari bikin resah warga di Jalan Brigjen Katamso Gang Pasar Senen/Gang Asli. Mereka menjual ubas seperti mengecer kacang goreng," demikian narasi unggahan itu.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengaku sudah menerima informasi soal video viral itu. Calvijn mengatakan telah menurunkan anak buahnya untuk mengeceknya.

"Setelah viral, saya sudah menurunkan tim ke sana," kata Calvijn, Rabu (18/3/2026).

Mantan Dirresnarkoba itu mengatakan, saat pengecekan itu pihaknya tidak lagi menemukan orang-orang yang berada dalam video itu.

"Memang orang yang ada di video yang viral itu sudah tidak di tempat lagi. Namun demikian, kami tim sudah mengetahui keberadaannya," jelasnya.

Calvijn mengatakan kejadian itu terkait dengan kasus narkoba, sehingga pihaknya tidak bisa menangkap orang-orang yang berada dalam video itu, jika ditemukan barang bukti narkoba dapat penangkapan tersebut.

"Tetapi ini kejahatan narkoba, bukan tindak pidana umum lainnya. Kita tidak bisa menangkap kalau tidak ada barang bukti," pungkasnya.




(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads