Kronologi Pria Ditemukan Tewas Terikat yang Dianiaya Usai Ketahuan Curi Buah

Kronologi Pria Ditemukan Tewas Terikat yang Dianiaya Usai Ketahuan Curi Buah

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 07 Apr 2026 23:40 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto: Getty Images/iStockphoto/Edy waluyo Nugroho
Medan -

Pria bernama Dodi Muhammad (29) ditemukan tewas dalam kondisi terikat di salah pekarangan rumah warga berinisial A (50) usai diduga ketahuan mencuri buah di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Polisi pun membeberkan kronologi pencurian itu.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Hamzar Nodi mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Nakhoda Sulaiman, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (6/4) dini hari. Awalnya ia menyebut dalam peristiwa itu terjadi aksi saling lapor.

Adapun pemilik rumah melaporkan soal dugaan percobaan pencurian yang dilakukan Dodi ke Polsek Medan Labuhan. Sementara keluarga Dodi membuat laporan soal dugaan penganiayaan ke Polres Pelabuhan Belawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, keduanya saling lapor. Pemilik rumah melaporkan ke Polsek soal percobaan pencurian dan satunya ke Polres, keluarga almarhum," kata Hamzar saat dikonfirmasi detikSumut, Selasa (7/4/2026).

Hamzar mengatakan pada saat kejadian itu, Dodi memanjat pagar tembok pekarangan rumah korban yang sekitar setinggi 2 meter. Selain tinggi, di atas tembok itu juga dipasang pecahan kaca, sehingga akan sulit untuk dimasuki orang.

ADVERTISEMENT

Namun, pada saat kejadian, Dodi bisa melompat ke dalam pekarangan itu dengan niat untuk mencuri. Dodi, kata Hamzar, belum sempat melakukan pencurian karena anjing yang berada di dalam pekarangan menggonggong, sehingga aksinya dipergoki pemilik rumah.

"Pelaku (Dodi) baru lompat, makanya percobaan pencurian. Kemudian diteriaki maling, dikejar, nah terjadilah (dugaan penganiayaan)," sebutnya.

Hamzar menyebut informasi kejadian itu diterima pihaknya dari Kepala Lingkungan (Kepling) 5, Kelurahan Sei Mati. Usai menerima laporan itu, petugas kepolisian pun langsung menuju lokasi untuk olah TKP.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dalam keadaan tergeletak di dalam pekarangan rumah A itu. Saat itu, Dodi dalam keadaan terikat. Hamzar menyebut pihaknya masih menunggu hasil autopsi terkait luka-luka yang dialami korban.

"(Saat ditemukan) tergeletak di tanah, di dalam area (rumah), di dekat pintu gerbang, iya (terikat). Kalau lebam-lebamnya nanti menunggu hasil autopsi," ujarnya.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami soal dugaan pencurian itu, termasuk mendalami benda yang rencananya akan dicuri oleh Dodi. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kata Hamzar, Dodi ini kedapatan membawa senjata tajam yang juga diduga sempat digunakan untuk melukai pemilik rumah. Akibatnya, pemilik rumah dan abangnya mengalami luka, seperti di bagian pelipis.

"Keterangan dari pemilik rumah ini, dia (Dodi) pakai pisau, dibuktikan juga adanya goresan pelipis, tangan kiri, abangnya juga kena," kata Hamzar.

Selain Dodi, pemilik rumah menyebut ada tiga orang diduga teman korban yang menunggu di depan gerbang. Bahkan, pemilik rumah sempat mendengar orang-orang itu meletuskan senjata dan meminta korban untuk dilepaskan. Sejauh ini, polisi masih mendalami hal itu.

"Keterangan dari pemilik rumah ini, pada saat diamankan pelaku (Dodi) itu, ada kurang lebih tiga orang di luar menggedor dan menendang-nendang pintu sambil menembak softgun. Apakah itu temannya belum pasti, masih kita dalami semuanya," ujarnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pria Tewas Tabrak Tiang gegara Diteriaki Maling, 10 Orang Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads