Emak-emak Dibegal Siang Bolong di Medan, Tangan Disabet Sajam

Emak-emak Dibegal Siang Bolong di Medan, Tangan Disabet Sajam

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 17 Apr 2026 11:30 WIB
Emak-emak korban begal sadis di Medan Marelan, Kota Medan, saat dijenguk pihak pemerintah setempat. (dok. Pemko Medan)
Foto: Emak-emak korban begal sadis di Medan Marelan, Kota Medan, saat dijenguk pihak pemerintah setempat. (dok. Pemko Medan)
Medan -

Seorang wanita bernama Juliana (42) menjadi korban pembegalan di Jalan Ileng, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Akibatnya, korban harus menjalani operasi usai mengalami luka sabetan di bagian tangannya.

Juliana mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/4/2026). Saat kejadian, korban tengah menaiki sepeda motor.

Dia menyebut kedua pelaku datang dengan berboncengan sepeda motor dan membuntutinya. Juliana sempat curiga kalau kedua pelaku mengikutinya karena mengira korban baru keluar dari kantor Pegadaian, padahal tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia (pelaku) mengikuti aku, dia berpikir aku keluar dari Pegadaian mungkin. Aku bingung kenapa orang ini mengikuti aku, apa aku keluar dari sekolah terus dipikir mereka keluar dari Pegadaian," kata Juliana, Jumat (17/4).

Saat berhenti, kata Juliana, para pelaku mendekatinya dan menyabet tangannya. Setelah itu, para pelaku berupaya merampas tas milik korban.

ADVERTISEMENT

Sempat terjadi tarik-tarikan antara korban dan pelaku. Namun, Juliana yang juga seorang janda itu terpaksa harus merelakan tasnya karena pelaku menodongkan senjata tajam ke arah lehernya. Tas itu berisi kunci sepeda motor dan uang.

Setelah merampas tas korban, para pelaku pun pergi. Juliana menyebut kedua pelaku sempat ingin membawa kabur motornya, tetapi gagal.

"Disabetnya tanganku, habis disabetnya mutar sekali lagi diambilnya tas tadi, tarik-tarikan kami. Datang kawannya lagi, mau ngapain pisaunya ke leherku, yaudah saya bilang 'kalau seperti ini ambil saja tasnya, kasihan lah aku, bang, anakku dua masih kecil, aku janda, aku tulang punggung', sempat kami ngomong gitu," ujarnya.

Kini, Juliana telah menjalani operasi usai tangannya tersabet senjata tajam. Dia harus mencari uang ke sana-sini untuk membiayai operasinya itu.

"Biaya perawatan banyak sekali, kalau belum bisa ngasih DP nggak bisa operasi, dicarilah uangnya," sebutnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Hamzar Nodi mengatakan pihak keluarga korban telah membuat laporan atas kejadian itu. Saat ini, pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus itu.

"Sudah ngelapor. Kita tengah melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku," kata Hamzar.




(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads