5 Hal soal Eks Wakapolda Metro Jaya Tewas Kecelakaan saat Naik ATV di Medan

Round Up

5 Hal soal Eks Wakapolda Metro Jaya Tewas Kecelakaan saat Naik ATV di Medan

Finta Rahyuni - detikSumut
Kamis, 23 Apr 2026 10:21 WIB
TKP kecelakaan Eks Wakapolda Metro Jaya  Brigjen (Purn) Raziman Tarigan. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Foto: TKP kecelakaan Eks Wakapolda Metro Jaya Brigjen (Purn) Raziman Tarigan. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Mantan Wakapolda Metro Jaya Brigjen (Purn) Raziman Tarigan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat tengah menaiki ATV atau kendaraan bermotor roda empat di Kota Medan. Penyelidikan terkait kecelakaan ini masih terus dilakukan petugas kepolisian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Melati Raya, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (18/4/2026) sore. Lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari tempat usaha milik Raziman.

Berikut 5 hal terkait kecelakaan yang menewaskan mantan Wadankor Brimob Polri itu:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Korban Naik ATV

Seorang saksi mata bernama Joko (45) mengatakan kecelakaan itu terjadi sekira pukul 18.15 WIB. Saat kejadian, Joko tengah berjualan, tepatnya di depan usaha milik Raziman itu.

Joko mengaku tidak melihat langsung BeritaKlik-BeritaKlik kecelakaan itu karena tengah sibuk untuk mengemasi barang dagangannya. Namun, tiba-tiba dia mendengar ada suara benturan keras.

ADVERTISEMENT

Sontak Joko menoleh ke arah suara dan melihat Raziman telah tergeletak di tanah dan ATV yang dikemudikannya sudah terbalik. Joko mengaku langsung mengenali bahwa korban kecelakaan itu adalah Raziman begitu melihat ATV tersebut. Sebab, Raziman memang kerap keluar dengan mengendarai ATV itu.

"Bapak itu naik ATV, sendiri," kata Joko saat diwawancarai, Rabu (22/4).

2. Bagian Kepala Berdarah

Sepengetahuan Joko, Raziman baru saja pulang membeli makanan. Sebab, saat kejadian itu, makanan tersebut turut berserakan di jalan.

Joko bersama sejumlah warga lainnya pun membantu Raziman. Sepenglihatannya, Raziman mengalami luka di bagian kepala.

"Bagian kepalanya berdarah," kata Joko.

3. Pedagang Lihat Ada Pemotor Melaju Kencang

Joko tidak mengetahui pasti apakah korban ditabrak atau tidak karena tidak melihat langsung BeritaKlik-BeritaKlik kecelakaan itu. Namun, memang saat kejadian itu, ada pedagang yang melihat seorang pengendara sepeda motor melaju dengan kencang.

Meski begitu, dia tidak bisa memastikan apakah motor tersebut yang menabrak korban atau tidak.

"Iya, nggak tahu (ditabrak atau enggak), tapi ada memang motor yang lari kencang, tapi itu kecurigaan, belum bisa kita pastikan," pungkasnya.

4. Polisi Kumpulkan CCTV

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Widodo mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus kecelakaan itu. Widodo menyebut petugas kepolisian telah menemukan CCTV yang menunjukkan saat korban tengah menaiki ATV.

Namun, pihaknya belum menemukan CCTV yang merekam saat korban mengalami kecelakaan.

"CCTV sudah (ada) kami dapat. Namun, nanti kita urutkan lagi, masih mencari CCTV-CCTV yang lain, yang mendekati lokasi terjadinya kecelakaan," kata Widodo.

5. Selidiki soal Kabar Tabrak Lari

Beredar kabar bahwa Raziman menjadi korban tabrak lari. Menanggapi hal itu, Widodo mengatakan pihaknya belum bisa memastikannya. Saat ini, kata Widodo, Polsek Sunggal masih fokus untuk menyelidikinya.

"Beliau (Raziman) memang naik ATV. Polsek Sunggal masih melakukan pendalaman. Kami dalami, kenapa beliau (Raziman) bisa jatuh, mau kita dalami juga posisinya," jelasnya.




(fnr/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads