Sopir truk yang mengangkut Minyakita ditemukan tewas dalam kondisi terikat dan dilakban di Pekanbaru, Riau. Polisi kini turun mengusut kasus tewasnya sopir asal Jakarta Utara itu.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian menyebut mobil korban ditemukan di full dan bengkel 72 Jalan SM Amin. Mobil dalam kondisi parkir.
"Mobil ini termonitor dari GPS bahwa berada di full dan bengkel 72. Lokasi di Jalan SM Amin, Kelurahan Bandar Raya, Payung Sekaki," kata Anggi, Senin (4/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi lalu melaporkan ke Polsek Payung Sekaki untuk pengecekan. Benar saja, saat dicek korban ditemukan ada di dalam mobil.
Mirisnya, korban ditemukan dengan tangan terikat. Sementara mulut dan mata dilakban warna hitam dalam posisi terbujur di kabin mobil truk fuso dengan nomor polisi B 9080 UXQ.
"Kondisi badan diikat tali dan bagian muka ditutup koran serta dilakban," kata Anggi.
Polisi lalu mengevakuasi korban bersama tim forensik. Belakangan diketahui korban adalah Hery Supardi (55) warga Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.
Polisi kini telah mengumpulkan sejumlah barang bukti. Termasuk melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di mobil truk fuso berwarna hijau yang terparkir di lokasi.
"Sedang kami dalami bersama jajaran Polsek Payung Sekaki dan Ditreskrimum Polda Riau. Kondisi korban meninggal," kata Anggi.
(ras/afb)