Pria Tebang Ratusan Pohon Jati Emas di Batam Ditangkap, Ngaku Emosi

Kepulauan Riau

Pria Tebang Ratusan Pohon Jati Emas di Batam Ditangkap, Ngaku Emosi

Alamudin Hamapu - detikSumut
Kamis, 07 Mei 2026 16:10 WIB
Polda Kepri menangkap pelaku penebang pohon jati emas di Batam yang sempat viral beberapa waktu lalu. (dok Polda Kepri)
Foto: Polda Kepri menangkap pelaku penebang pohon jati emas di Batam yang sempat viral beberapa waktu lalu. (dok Polda Kepri)
Batam -

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau (Kepri) menangkap seorang pria berinisial TN terkait dugaan perusakan ratusan pohon jati emas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Batam. Aksi pelaku tersebut sempat viral di media sosial.

Wadirreskrimum Polda Kepri AKBP Robby Topan Manusiwa mengatakan penanganan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait kerusakan pohon jati emas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari kawasan Tugu Kapal Legenda Malaka hingga gardu PLN di sekitar seberang Perumahan Cendana, Kecamatan Batam Kota.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan melalui olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi di lokasi kejadian," kata Robby, Kamis (7/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya bekas tebasan senjata tajam pada batang pohon yang mengindikasikan perusakan dilakukan secara sengaja. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penelusuran di lapangan, penyidik kemudian mengarah kepada seorang pria berinisial TN.

Pelaku kemudian diamankan pada Selasa (5/5) sekira pukul 16.00 WIB di kawasan Hutan Duriangkang atau Rindu Malam, Batam. Polisi menyebut pelaku ditangkap tanpa perlawanan.

ADVERTISEMENT

"Saat diamankan, terduga pelaku mengakui telah melakukan penebangan pohon jati emas menggunakan sebilah parang miliknya sendiri," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi tersebut dilakukan pada Kamis (30/4) sekira pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB. Pelaku disebut menebas batang pohon secara berulang hingga patah dan tumbang ke tanah.

"Akibat aksi tersebut, sekitar 300 batang pohon jati emas mengalami kerusakan di sepanjang jalan protokol Kota Batam," ujarnya

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah parang bergagang hitam dengan sarung warna putih. Selain itu, polisi turut mengamankan sejumlah batang pohon jati emas yang telah terpotong di lokasi kejadian.

Robby menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku melakukan aksi itu secara spontan saat berjalan mencari barang rongsokan di sekitar lokasi.

"Terduga pelaku mengaku mengalami tekanan akibat persoalan ekonomi dan kehidupan pribadinya, sehingga melampiaskan emosinya dengan merusak pohon-pohon yang berada di sepanjang jalan tersebut," katanya.

Polda Kepri kini berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Batam terkait penanganan pelaku. Polisi mempertimbangkan kondisi sosial dan latar belakang kehidupan pelaku untuk penanganan lebih lanjut.

"Selanjutnya, terduga pelaku akan diserahkan kepada Dinas Sosial guna mendapatkan penanganan dan pendampingan sosial sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat ikut menjaga keamanan dan fasilitas umum di lingkungan masing-masing.

"Mari bersama-sama menjaga fasilitas umum dan lingkungan kota demi menciptakan Kota Batam yang aman, tertib, dan asri," kata Nona.

Sebelumnya, Video penebangan pohon jati emas di sepanjang jalan poros Bandara Hang Nadim hingga kawasan KDA Batam (Jalan Sudirman -Jalan Hang Tuah) viral di media sosial. Dalam video tersebut, deretan pohon jati emas ditanam dan ditebang.

Dilihat detikSumut, pada Senin (4/5) sebuah video berdurasi 1 menit 40 detik menunjukkan pohon jati emas di pinggir jalan telah ditebang oleh orang tak dikenal.

"Jadi aku lagi ada di jalan poros bandara dan tadi dari bandara sepanjang jalan sampai dengan Mediterania, lampu merah KDA aku tengok semua batang jati yang habis ditanam ini ditebang guys," ujar perekam video.

Perekam mengaku heran lantaran pohon-pohon tersebut terlihat sudah tumbuh besar dan selama ini rutin dirawat.

"Padahal untuk tumbuh setinggi ini butuh waktu yang lumayan panjang. Sayang banget guys, sudah ditanam, setiap hari disiram, begitu besar sekarang ditebang," lanjutnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Batam Tiba di Tanah Air"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads