Pelajar Buat Laporan Palsu Ngaku Dibegal Demi Belikan Pacar Cincin

Pelajar Buat Laporan Palsu Ngaku Dibegal Demi Belikan Pacar Cincin

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 26 Mei 2026 13:43 WIB
Ilustrasi Begal, Rampok, Jambret. Andhika Akbarayansyah/infografis.
Foto: Ilustrasi. (Andhika Akbarayansyah/BeritaKlik)
Binjai -

Seorang pelajar berinisial RF nekat membuat laporan polisi dengan mengaku-ngaku menjadi korban begal di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Setelah diselidiki, motor yang disebut RF hilang saat dibegal, ternyata dijualnya untuk membeli cincin ke pacarnya.

Video RF memberikan klarifikasi atas kejadian itu beredar di media sosial. Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Selasa (26/5/2026), tampak RF tengah berada di kantor polisi. Dia didampingi oleh dua orang di sisi kanan dan kiri.

Saat itu, RF menceritakan awal mula dirinya mengarang cerita tersebut dan membohongi orangtuanya soal pembegalan itu. RF pun meminta maaf atas laporan palsu yang dibuatnya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian membenarkan informasi kejadian itu. Hizkia mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan, RF tidak menjadi korban pembegalan.

"Peristiwa pembegalan itu tidak terjadi," kata Hizkia saat dikonfirmasi detikSumut.

ADVERTISEMENT

Hizkia mengatakan RF dan orangtuanya awalnya mendatangi Polsek Binjai pada Jumat (15/5) sekira pukul 24.00 WIB. Saat itu, RF mengaku dibegal sekitar lima orang yang mengendarai 4 sepeda motor di Jalan T Amir Hamzah, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak.

RF pun mengaku kehilangan sepeda motornya akibat dibegal.

Pihak kepolisian pun melakukan serangkaian penyelidikan terkait dengan kejadian itu, mulai dari olah TKP hingga memeriksa sejumlah saksi. Setelah diselidiki, petugas kepolisian menemukan kejanggalan terkait dengan pengakuan RF.

Nyatanya, RF tidaklah menjadi korban pembegalan. Namun, motor jenis Hinda Beat yang diklaim RF hilang itu ternyata dijualnya di depan Taman PGRI Binjai seharga Rp 8,8 juta.

"Sepeda motor ternyata dijual dengan harga Rp 8.800.000," jelasnya.

Usai menjual motor tersebut, RF menjemput pacarnya. Lalu, keduanya pergi ke toko emas di Binjai untuk membeli cincin seharga Rp 5,4 juta.

"Cincin yang dibeli diberikan kepada pacarnya," kata Hizkia.

Perwira pertama Polri itu menyebut pihaknya tidak menahan RF atas kejadian ini. Namun, RF diminta untuk mengklarifikasi terkait dengan kebohongan yang dilakukannya.

"RF telah memberikan klarifikasi melalui video tentang kejadian pembegalan terhadap dirinya tersebut adalah bohong dan tidak terjadi," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Bermain ATV dan Menikmati Keindahan Kampung Ladang di Deli Serdang"
[Gambas:Video 20detik]
(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads