Komplotan Begal Bermobil Rampas Motor Wanita di Langkat, 2 Pelaku Ditembak

Komplotan Begal Bermobil Rampas Motor Wanita di Langkat, 2 Pelaku Ditembak

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 08 Jun 2026 20:45 WIB
Ilustrasi Fokus Anak Bupati Tembak Kontraktor (Andhika Akbaransyah)
Ilustrasi penembakan (Andhika Akbaransyah)
Medan -

Komplotan begal yang menaiki mobil merampas motor seorang wanita di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Dua di antara 3 pelaku ditembak karena melawan petugas kepolisian.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Mirzal Maulana mengatakan peristiwa itu terjadi Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Jumat (5/6). Korban adalah seorang wanita berinisial SAG (20).

Saat ini, kata Mirzal, ada tiga pelaku yang ditangkap secara bertahap pada Sabtu (6/6) dan Minggu (7/6). Ketiganya, yakni MR (26), JG (24), dan NS (26).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengamankan tersangka berinisial MR dan JG di Kecamatan Sei Bingai. Kemudian, tim mengembangkan ke NS di Binjai Barat," kata Mirzal, Senin (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia mengatakan kejadian berawal saat korban tengah mengendarai sepeda motor jenis D-Tracker dari arah Kabupaten Karo menuju Langkat. Setibanya di lokasi kejadian, korban yang saat itu tengah sendiri, dipepet oleh mobil Calya silver. Lalu, tiba-tiba turun dua laki-laki dari mobil itu dan langsung memukuli korban.

"Turun dua orang laki-laki tidak dikenal, lalu salah satunya memukul korban pakai tangan dan satu lagi mengambil sepeda motor korban," kata Hizkia.

Hizkia mengatakan para pelaku merampas motor korban dan membawanya kabur. Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Sei Bingai.

Lalu, petugas kepolisian pun menyelidiki laporan itu dan menangkap para pelaku secara bertahap. Namun, saat proses penangkapan, pelaku MR dan JG melawan petugas kepolisian hingga terpaksa ditembak di bagian kaki.

"Seluruh tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Polres Binjai untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Hizkia, aksi itu spontan dilakukan ketiganya saat melihat korban melintas. Selain itu, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan pembegalan. Namun, sejauh ini pihak kepolisian masih mendalaminya.

"Pengakuannya karena kebetulan melintas, terus lihat korban sendirian naik motor. Jadi, langsung dipepet," sebutnya.

Perwira pertama Polri itu menyebut motor korban itu sudah sempat dijual. Kini, polisi juga telah menemukan motor tersebut. Uang hasil kejahatan itu digunakan pelaku untuk membeli narkoba.

"(Motifnya) untuk nyabu," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Detik-detik Perampok Smelter Timah di Bangka Ditangkap Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads