Sindikat Ganjal ATM Sasar Lansia-Pensiunan di Medan, Uang Rp 200 Juta Raib

Sindikat Ganjal ATM Sasar Lansia-Pensiunan di Medan, Uang Rp 200 Juta Raib

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 10 Jun 2026 14:19 WIB
Close-up of hand entering PIN/pass code for a money transfer, on a ATM/bank machine keypad outside
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/PKpix).
Medan -

Polrestabes Medan menangkap dua pelaku sindikat pencurian modus ganjal ATM yang kerap beraksi di Kota Medan. Para pelaku menguras ATM korban hingga sampai lebih dari Rp 200 juta.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan kedua pelaku adalah Muammar alias Komeng (40) dan Ilham Syahputra alias IS (34). Keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda pada Rabu (3/6/2026) dan Senin (8/6).

"Pelaku M alias Komeng ditangkap di salah satu penginapan di Kota Tebing Tinggi, sedangkan IS diamankan saat berada di salah satu kos di Medan," kata Adrian, Rabu (10/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adrian mengatakan kedua pelaku melawan petugas kepolisian saat akan ditangkap. Alhasil, petugas terpaksa menembak keduanya di bagian kaki.

ADVERTISEMENT

"Pada saat penangkapan, kedua pelaku melawan petugas, sehingga diberikan tindakan tegas terukur," jelasnya.

Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan Iptu M Hafizullah mengatakan bahwa para pelaku ini di antaranya beraksi di ATM Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Medan Helvetia. Para pelaku ini biasanya menyasar lansia hingga pensiunan.

"(Sasarannya) lansia, pensiunan. Salah satu korbannya pensiunan," kata Hafiz saat dikonfirmasi detikSumut.

Hafiz mengatakan, sebelum melancarkan aksinya, para pelaku lebih dulu memantau korbannya. Sebelum beraksi itu, para pelaku memang sudah lebih dulu mengganjal ATM itu menggunakan tusuk gigi.

Lalu, saat korban kesulitan untuk menarik uangnya, pelaku akan masuk ke dalam ATM dengan berpura-pura membantu korban. Pada saat yang bersamaan, pelaku menghafal pin ATM korban dan menukar ATM korban itu dengan kartu ATM yang telah disiapkannya.

"Awalnya pelaku ini ganjal ATM pakai tusuk gigi. Kemudian, pelaku berpura-pura membantu korbannya yang kesulitan untuk memasukkan ATM. Lanjut dia menukar ATM-nya setelah dia lihat pin," sebutnya.

Usai menukar ATM korban, pelaku pergi dan menguras uang di ATM korban. Hafiz menyebut nominal uang yang dikuras pelaku dari ATM para korban itu bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga lebih dari Rp 200 juta.

"Ada yang ratusan juta, di atas Rp 200 juta, ada yang puluhan juta juga," pungkasnya.




(fnr/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads