Seorang mahasiswa inisial LA (20) ditembak oleh senapan angin di rumahnya Kawasan Perumahan Graha Indah, Samarinda, Kalimantan Timur. Korban mengalami luka di bagian kepala dan kini tengah mendapatkan perawatan medis.
LA bercerita kejadian itu terjadi saat hendak memarkirkan sepeda motor di rumahnya setelah pulang kuliah. Setelah ditembak korban pun langsung terkapar.
"Korban menyampaikan bahwa saat pulang kuliah dan hendak memarkirkan motor di rumah, tiba-tiba terdengar suara tembakan. Korban kemudian terjatuh sambil memegang kepalanya," ujarnya dikutip detikKalimantan, Senin (15/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku Ditangkap
Polisi bergerak cepat dengan menangkap MZ (22) pelaku penempakan terhadap LA. Pelaku ditangkap pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 02.00 Wita di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara.
"Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, tersangka diduga melakukan penganiayaan menggunakan senapan angin terhadap korban," kata Kasi Humas Polresta Samarinda Ipda Arie Soeharyadi.
Peristiwa itu terjadi di Jalan P Suryanata, Perumahan Graha Indah, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu sekitar pukul 22.25 Wita. Dalam pemeriksaan awal, MZ mengakui perbuatannya.
Meski pelaku telah diamankan, polisi masih mendalami alasan di balik penembakan tersebut. Penyidik saat ini terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka maupun saksi-saksi untuk mengungkap motif pelaku.
"Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut akan kami sampaikan di release terkiat kronologi serta motif dari pelaku," kata Arie.
Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu senjata rakitan jenis senapan angin CPC 4000, amunisi, proyektil bekas tembakan, pakaian yang digunakan pelaku, serta hasil visum korban.
"Korban mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang atas sebelah kiri, saat ini kasus tersebut masih penyidikan Polresta Samarinda," tuturnya.
(astj/astj)
