Polisi Selidiki Tabrak Lari-Pencurian Motor Ojol Wanita Tunarungu di Medan

Polisi Selidiki Tabrak Lari-Pencurian Motor Ojol Wanita Tunarungu di Medan

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Senin, 06 Jul 2026 07:00 WIB
Ojol wanita tunarungu jadi korban tabrak lari dan pencurian di Medan. (Dok Istimewa)
Foto: Ojol wanita tunarungu jadi korban tabrak lari dan pencurian di Medan. (Dok Istimewa)
Medan -

Seorang driver ojek online (ojol) perempuan penyandang tunarungu yang kehilangan sepeda motornya usai mengalami kecelakaan telah membuat laporan Polsek Medan Baru. Polisi kini melakukan penyelidikan.

Ketua Umum Gabungan Ojek Online Roda Dua Medan dan Sekitarnya (Godams), Agam Zubir, mengatakan bahwa korban berinisial RA telah melaporkan hilangnya sepeda motor miliknya. Kendaraan tersebut hilang setelah korban ditabrak angkutan kota (angkot) 103 di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

"Korban sudah membuat laporan polisi. Tadi saya mendampingi bersama teman-teman ojol yang lain," ujarnya kepada detikSumut, Minggu (5/7/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan korban telah diterima oleh Polsek Medan Baru terkait hilangnya sepeda motor yang diduga dicuri oleh seorang pria. Pria tersebut mengaku sebagai keluarga korban serta turut membantu mengantarkan korban ke rumah sakit menggunakan becak setelah kecelakaan terjadi.

"Terkait laporan kehilangan sepeda motor, kami menduga kuat pelaku pencurian adalah orang yang turut membantu korban saat kecelakaan," katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunarti Hutabarat, membenarkan bahwa korban telah membuat laporan di Polsek Medan Baru.

"Iya, benar. Korban sudah membuat laporan," ujarnya kepada detikSumut.

Ia mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan hilangnya sepeda motor milik pengemudi ojek daring penyandang tunarungu tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut," katanya.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial seorang driver ojol wanita penyandang tunarungu di Medan jadi korban tabrak lari dan pencurian sepeda motor. Korban ditabrak angkot 103 di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan. Saat korban diantar ke rumah sakit, seorang pria tak dikenal mengaku keluarga korban malah mencuri sepeda motor dititipkan ke kios salon di dekat kejadian.

Dalam video yang beredar di media sosial terlihat seorang ojol perempuan tuna rungu menangis setelah ditabrak dari belakang oleh angkot nomor 103. Usai kecelakaan tersebut korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut. Sementara sepeda motor korban dititipkan ke kios salon terdekat saat korban dibawa ke rumah sakit.

Korban merupakan driver ojek online perempuan tunarungu, inisial RA warga Jalan Amal Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Agam Zubir, Ketua Umum Gabungan ojek online roda dua Medan dan sekitarnya (Godams) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/7/2026) korban yang merupakan komunitas ojol tunarungu dibawah naungan Godams.

"Awalnya korban ditabrak dari belakang oleh supir angkot saat korban hendak mau membawa orderan paket ekspres," katanya kepada detikSumut, pada Minggu (5/7/2026).

Kemudian, korban sempat mengalami pingsan akibat kecelakaan tersebut dan dibawa kerumah sakit terdekat. Sopir angkot yang menabrak korban kabur dengan modus mengantar penumpangnya.

"Korban sempat pingsan kemudian dibawa kerumah sakit, sopir angkot yang menabrak korban kabur, modusnya mengantar penumoangnya ke tujuan,"ucapnya.

Driver ojol lain yang melihat peristiwa tersebut kemudian mengantar korban ke rumah sakit terdekat dengan para rekan driver yang lain. Sementara, Sepeda motor korban dititip ke kios pangkas wanita atau salon dekat lokasi kejadian.

"Korban dibawa ke rumah sakit kemudian sepeda motor korban di titip ke salon," ujarnya.

Kemudian saat rekan korban hendak mengambil sepeda motor korban yang dititip ke salon, namun kendaraan korban tidak ada dilokasi yang dititipkan.

"Saat mau diambil sepedanya katanya sepeda motornya sudah di ambil orang yang mengaku keluarga," ucapnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads