Del Piero Sedih Kini Timnas Italia Jadi Bahan Olok-olokan

Sepakbola Internasional

Del Piero Sedih Kini Timnas Italia Jadi Bahan Olok-olokan

Afif Farhan - detikSumut
Sabtu, 04 Apr 2026 06:59 WIB
ZENICA, BOSNIA AND HERZEGOVINA - MARCH 31:  Players of Italy reacts at the end of the FIFA World Cup 2026 European Qualifiers KO play-offs  match between Bosnia & Herzegovina and Italy at Stadion Bilino Polje on March 31, 2026 in Zenica, Bosnia and Herzegovina. (Photo by Claudio Villa - FIGC/FIGC via Getty Images)
Foto: Timnas Italia. (FIGC via Getty Images/Claudio Villa - FIGC)
Jakarta -

Legenda Timnas Italia sedih usai sepakbola negaranya tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia berturut-turut. Ia menyebut Gli Azzurri kini jadi bahan olok-olokan.

Dilansir detikSport, Italia gagal lolos setelah disingkirkan Bosnia dalam final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026. Italia kalah dalam adu penalti 1-4, setelah sebelumnya bermain imbang di waktu normal 1-1.

Kegagalan ini membuat Timnas Italia sudah absen di tiga edisi terakhir Piala Dunia, sejak tahun 2018. Bahkan setelah menjadi juara di 2006, Italia malah tersingkir cepat di fase grup pada pada dua edisi setelahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alessandro Del Piero pun sedih. Del Piero sebut, Italia kini jadi bahan olok-olok dunia!

ADVERTISEMENT

"Italia telah menjadi bahan olok-olok sepak bola dunia karena absen di tiga Piala Dunia berturut-turut. Sulit diterima," ujarnya dilansir dari Tribuna.

"Juara dunia empat kali ini belum mencetak gol di Piala Dunia selama 20 tahun. Dulu kita memiliki pemain kelas dunia, sekarang, level rata-ratanya cukup biasa saja," ketusnya.

Kegagalan ini dinilai membuat sepakbola Italia akan melakukan revolusi besar-besaran. Para pemain muda lebih diperhatikan, level kompetisi bakal diangkat, sampai federasinya akan berbenah.

Italia punya waktu cukup untuk berbenah sampai Piala Dunia 2030 mendatang. Alessandro Del Piero pun menaruh pilu bagi para pemain Gli Azzuri di generasi satu dekade belakangan ini yang belum pernah main di ajang Piala Dunia.

"Bagaimana mungkin tim yang dikenal cukup bergengsi ini kehilangan satu generasinya?" tutupnya.

Baca selengkapnya di sini




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads