Manajer Liverpool Arne Slot menyalahkan keputusan Video Assistant Referee (VAR) setelah timnya kalah dari Manchester United. Apa sebabnya?
Melansir detikSport, Liverpool menelan kekalahan di markas Manchester United pada pekan ke-35 Premier League, Minggu (3/4/2026) malam WIB. Merseyside Merah dilibas MU 3-2 dalam laga di Old Trafford.
Gol kemenangan MU diciptakan oleh Matheus Cunha pada menit keenam, Benjamin Sesko (14'), dan Kobbie Mainoo (77'). Liverpool hanya bisa membalas lewat Dominik Szoboszlai (47') dan Cody Gakpo (56').
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontroversi mencuat dalam gol Benjamin Sesko. Bola tampa menyentuh tangan penggawa MU itu sebelum bergulir masuk ke gawang.
VAR butuh waktu yang panjang untuk meninjau ulang insiden tersebut. Pada akhirnya gol Sesko tetap dinyatakan sah tanpa ada pelanggaran handball.
Keputusan VAR yang mengesahkan gol Sesko dikecam keras Arne Slot. Dia menuding Liverpool tidak hanya sekali ini saja dirugikan VAR.
"Jika itu sentuhan [oleh Sesko] yang menurut saya memang demikian -- dalam olahraga bola, ada kurva tertentu dan itu berubah -- itu pasti kontak, maka kita harus berdebat apakah itu cukup untuk membatalkan gol," kata Slot, dilansir dari ESPN.
"Saya rasa tidak ada yang terkejut musim ini bahwa jika ada intervensi VAR, itu merugikan kami. Sepanjang musim selalu sama. Saya ingat PSG di kandang, mendapat penalti karena sentuhan ringan pada [Alexis] Mac Allister, VAR turun tangan dan itu bukan penalti," dia menambahkan.
"Minggu lalu, PSG mendapat penalti. Kali ini, wasit menghentikan permainan ketika pemain United cedera di luar lapangan, tetapi minggu lalu permainan berlanjut ketika kiper kami tergeletak di lapangan membutuhkan perawatan," ujarnya.
(dhm/dhm)
