Pep Guardiola resmi mengakhiri karirnya sebagai manajer Manchester City. Ia yakin The Citizen akan baik-baik saja tanpanya.
"Saya meninggalkan tim yang bagus, sehat, dan berkompeten. Mereka siap terus ditekan untuk meraih hasil terbaik," tegasnya dilansir detikSport dari BBC.
Pep Guardiola jelaskan, standar yang sudah dipatok begitu tinggi. Para pemain sudah tahu untuk harus bersaing dapatkan tempat di skuad utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka harus menangi di setiap sesi latihan. Mereka akan terus melakukannya," ungkapnya.
"Setiap pemain tahu tugasnya, begitu juga pihak klub dan setiap orang di dalamnya," tutupnya.
Guardiola sendiri meninggalkan Man City setelah 10 tahun mengabdi. Satu dekade menjadi juru taktik, Guardiola mempersembahkan total 20 trofi.
Guardiola catatkan banyak rekor. Beberapa di antaranya seperti membawa City empat kali juara beruntun Premier League, sampai pecahkan treble winners di tahun 2023. Soal tiga gelar itu, salah satunya titel Liga Champions yang jadi pertama kali dimenangi klub.
Di musim 2025/26 yang jadi musim terakhirnya, Pep Guardiola mempersembahkan titel Piala FA dan Carabao Cup. Skuad yang dimiliki juga cukup kuat.
(astj/astj)