Gabriel Magalhaes akhirnya angkat bicara setelah gagal mengeksekusi penalti yang berujung pada kekalahan Arsenal di final Liga Champions.
The Gunners harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain dalam drama adu penalti pada laga final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Arsenal kalah 3-4 dalam babak adu penalti.
Pada momen penentuan tersebut, Arsenal kehilangan dua kesempatan emas setelah Eberechi Eze dan Gabriel gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor. Tendangan Eze memang tidak menghasilkan gol, namun kiper David Raya sempat menjaga harapan tim dengan menggagalkan penalti Nuno Mendes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, kegagalan Gabriel menjadi pukulan telak bagi Arsenal. Bek asal Brasil itu yang maju sebagai penendang terakhir justru mengirim bola melambung di atas mistar gawang PSG, memastikan tim asal Prancis tersebut keluar sebagai juara dan sukses mempertahankan gelar Liga Champions yang diraih musim sebelumnya.
Beberapa jam setelah pertandingan berakhir, Gabriel menyampaikan pesan kepada para pendukung melalui akun media sosialnya. Ia mengaku kecewa karena tidak mampu membantu Arsenal meraih trofi Liga Champions, namun tetap bangga dengan pencapaian tim sepanjang musim.
"Ini menyakitkan, tapi saya bangga pada tim ini dan semua yang telah kita raih bersama musim ini. Terima kasih kepada para penggemar luar biasa kami atas dukungan kalian di setiap langkahnya," tulisnya.
"Kalian pantas merayakan perjalanan ini bersama kami dan menikmati parade hari ini! Sampai jumpa musim depan!!! Dengan cinta, Big Gab." lanjutnya.
Meski gagal mengangkat trofi Liga Champions, Arsenal tetap akan menggelar parade juara Liga Inggris setibanya kembali di London. Gelar Premier League yang telah mereka amankan sebelumnya menjadi pencapaian besar yang tetap dirayakan bersama para suporter.
(nkm/nkm)