PSMS Medan menunjuk Ramon Tribulietx sebagai Direktur Teknik untuk membantu tim Ayam Kinantan menghadapi musim kompetisi mendatang. Berikut ini rekam jejaknya.
Dilihat detikSumut dari unggahan akun instagram resmi @official_psmsmedan, Selasa (9/6/2026), Ramon Tribulietx diumumkan secara resmi sebagai Direktur Teknik PSMS Medan.
"Datang ke Medan dengan penuh ambisi, membawa pengalaman berharga. Coach Ramon Tribulietx akan menjadi Direktur Teknik tim Ayam Kinantan musim ini. Welcome to PSMS, we make history again!," tulis keterangan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, siapakah sosok Ramon Tribulietx? Simak selengkapnya.
Profil Singkat Ramon Tribulietx
Ramon Tribulietx merupakan pria kelahiran 20 September 1972 asal Spanyol. Kini ia berusia 53 tahun.
Ia dikenal sebagai sosok berpengalaman di dunia sepak bola dengan lisensi UEFA Pro, lisensi kepelatihan tertinggi yang diakui di Eropa.
Profil singkat:
- Lahir pada 20 September 1972 di Spanyol.
- Saat ini berusia 53 tahun.
- Memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro, lisensi tertinggi dalam kepelatihan sepak bola Eropa.
- Dikenal memiliki filosofi permainan menyerang dengan formasi 4-3-3
Awal Perjalanan Karier
Ramon telah berkiprah di berbagai klub dan negara dalam sepanjang karier kepelatihannya. Ia pernah menjadi bagian dari Sant Andreu, UE Figueres, Castelldefels, Auckland City, Kepulauan Solomon, Akron Togliatti, Honved, hingga United City.
Pengalamannya mencakup peran sebagai pelatih kepala, asisten pelatih, hingga konsultan teknis.
Nama Ramon Tribulietx semakin dikenal saat menangani Auckland City. Bersama klub asal Selandia Baru tersebut, ia berhasil meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk tiga trofi Liga Selandia Baru, enam Miror Premiership, tujuh OFC Champions League, dan empat New Zealand Super Cup.
Catatan itu menjadikannya salah satu pelatih paling sukses di kawasan Oseania.
Selain memiliki rekam jejak prestasi yang mentereng, Ramon juga dikenal dengan filosofi permainan menyerang menggunakan formasi 4-3-3. Pengalaman panjangnya dalam pembinaan dan pengembangan tim diharapkan mampu membawa dampak positif bagi PSMS Medan ke depan.
Dengan rekam jejak tersebut, kehadiran Ramon diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pembinaan dan pengembangan sepak bola PSMS Medan, sekaligus membawa klub kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Riwayat Karier
- Sant Andreu - Asisten Pelatih (2006)
- Sant Andreu - Asisten Pelatih (2007)
- UE Figueres - Asisten Pelatih (2008)
- Castelldefels - Asisten Pelatih (2010)
- Auckland City - Menjadi salah satu periode tersukses dalam kariernya
- Kepulauan Solomon - Konsultan (2016)
- Akron Togliatti - Pelatih (2022)
- Honved - Asisten Pelatih (2022)
- United City - Pelatih (2024)
- PSMS Medan - Direktur Teknik (2026)
Prestasi
- Juara Liga Selandia Baru (3 kali)
- Juara Miror Premiership (6 kali)
- Juara OFC Champions League (7 kali)
- Juara New Zealand Super Cup (4 kali)
Artikel ini ditulis Nanda M Marbun, Peserta Maganghub Kemnaker di BeritaKlik
Simak Video "Pemain PSMS Medan Dikepung dan Dilempari Botol Suporter Persiraja"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)