detikJatimSelasa, 06 Des 2022 23:49 WIB
Penampakan Buaya Gresik Hoaks, Reptil Itu Ternyata di Balikpapan
Video penampakan buaya di perairan pelabuhan Gresik ternyata hoaks. Buaya itu ternyata ada di Balikpapan, Kalimantan Timur.
detikJatimSelasa, 06 Des 2022 23:49 WIB
Video penampakan buaya di perairan pelabuhan Gresik ternyata hoaks. Buaya itu ternyata ada di Balikpapan, Kalimantan Timur.
detikJatimSenin, 05 Des 2022 20:23 WIB
Beredar viral video buaya yang menampakkan diri disebut di pelabuhan di kawasan Gresik. BKSDA Jatim menelusuri keberadaan buaya itu.
detikNewsKamis, 12 Jul 2018 08:13 WIB
Dianggap berbahaya, seekor buaya muara dievakuasi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dari rumah seorang warga di Kelurahan Lumpur, Kabupaten Gresik.
detikNewsRabu, 11 Jul 2018 19:48 WIB
Buaya Pon-pon telah dievakuasi oleh BKSDA Jatim. Sebelum dievakuasi Pon-pon memberontak. Ada air mata sebelum Pon-pon berpisah dengan pemiliknya.
detikNewsRabu, 11 Jul 2018 18:17 WIB
Buaya memang bukan hewan yang umum untuk dipelihara. Namun Andiyas bersikukuh memeliharanya. Ternyata ini alasan Andiyas memelihara buaya Pon-pon.
detikNewsRabu, 11 Jul 2018 16:35 WIB
Selama lima tahun dipelihara, buaya Pon-pon pernah membuat masalah. Pon-pon pernah lepas dari kolam dan kandangnya. Tidak hanya sekali, tapi hingga empat kali.
detikNewsRabu, 11 Jul 2018 16:11 WIB
Buaya Pon-pon sudah dipelihara Andiyas sejak 5 tahun lalu. Andiyas hapal dengan kebiasaan dan menu makan Pon-pon. Apa saja menu Pon-pon selama dalam peliharaan?
detikNewsRabu, 11 Jul 2018 14:59 WIB
Buaya peliharaan di Gresik yang dievakuasi BKSDA Jatim bernama Pon-pon. Bagaimana Pon-pon mendapatkan namanya. Berikut pengakuan pemiliknya, Andiyas.
detikNewsRabu, 11 Jul 2018 14:01 WIB
BKSDA Jatim telah mengevakuasi seekor buaya peliharaan salah satu warga di Gresik. Buaya itu bernama Pon-pon. Dan Pon-pon suka dipijat lehernya.
detikNewsSelasa, 10 Jul 2018 22:23 WIB
Seekor buaya peliharaan di Gresik dievakuasi BKSDA Jawa Timur. Buaya dengan berat 100 kg itu harus diamankan karena berpotensi membahayakan warga.