detikJabarJumat, 24 Feb 2023 01:30 WIB
Garut KLB Difteri, KBB-Cimahi Mulai Waspada
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat mewaspadai munculnya kasus difteri. Hal ini menyusul kejadian di Kabupaten Garut hingga ditetapkan menjadi KLB.
detikJabarJumat, 24 Feb 2023 01:30 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat mewaspadai munculnya kasus difteri. Hal ini menyusul kejadian di Kabupaten Garut hingga ditetapkan menjadi KLB.
detikHealthKamis, 23 Feb 2023 06:30 WIB
Kabupaten Garut menetapkan difteri sebagai KLB, imbas merosotnya cakupan vaksinasi selama pandemi COVID-19. Apa saja gejala yang perlu diwaspadai?
detikHealthRabu, 22 Feb 2023 16:32 WIB
Garut diterpa wabah difteri. Penyakit ini diduga menyebabkan 7 orang meninggal. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan dan lebih rentan menyerang anak-anak.
detikHealthRabu, 22 Feb 2023 15:10 WIB
Garut menetapkan penyakit difteri berstatus KLB imbas 7 orang meninggal dunia. Menkes RI menungkap alasan di baliknya. Ada kaitan dengan COVID-19?
detikHealthRabu, 22 Feb 2023 09:29 WIB
Kabupaten Garut menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) wabah Difteri. Dilaporkan sudah ada tujuh orang warga Garut meninggal diduga terjangkit difteri.
detikJabarSelasa, 21 Feb 2023 20:31 WIB
Kabupaten Garut menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) wabah difteri. Status ini ditetapkan usai tujuh orang warga yang menetap di Kampung Cilegong.
detikJabarSelasa, 21 Feb 2023 15:37 WIB
Kabupaten Garut menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) atas kasus penyebaran wabah difteri. Status itu ditetapkan setelah enam warga di Garut meninggal.
detikEduKamis, 24 Nov 2022 16:00 WIB
Difteri punya ciri khas terbentuknya lapisan lendir pada saluran napas. Berikut ini gejala, penularan, dan cara menanganinya.
detikEduSenin, 21 Nov 2022 20:30 WIB
Beragam ekspresi terlihat di wajah siswa saat mengikuti vaksinasi difteri dan tetanus di SDN 21 Palembang. Ada yang biasa saja hingga takut saat divaksinasi.
detikJabarSelasa, 27 Sep 2022 02:00 WIB
Pandemi COVID-19 membuat kasus difteri di Kabupaten Cianjur bertambah